Sambangi Pasar Poris, Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang Dorong Pedagang Go Digital Lewat QRIS

Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang Fokus Perbaiki Manajemen dan Dorong Pedagang Go Digital Lewat QRIS
Di Pasar Poris Indah, Dirut Pasar Kota Tangerang Dedi Ochen berdialog dengan pedangan lebih praktis dan nyaman transaksi dengan Qris (uang digital). Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

CIPONDOH,BANTENEKSPRES.CO.ID – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, mulai melakukan langkah konsolidasi usai resmi dilantik oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin Jum’at 31 Oktober 2025 kemarin.

Langkah awalnya adalah turun langsung ke pasar-pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Kota Tangerang. Sabtu 1 November 2025 pagi hingga menjelang siang Dedi Ochen menyambangi Pasar Poris, di Kawasan Perumahan Poris Indah, Kecamatan Cipondoh.

Bacaan Lainnya

“Ini bagian dari konsolidasi saya sebagai Dirut yang baru saja dilantik. Salah satunya, saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan (pasar,red) sebelum berbicara dengan para pedagang,” ujar Dedi usai meninjau di lapangan dan berinteraksi dengan sejumlah pedagang itu.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan era digital. Ia mendorong para pedagang untuk mulai menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran nontunai agar transaksi lebih praktis dan aman.

“Sekarang sudah era digitalisasi. Saya lihat ada beberapa toko yang sudah pakai QRIS, dan itu bagus sekali. Harapan saya, semua pedagang bisa mengikuti agar proses transaksi lebih mudah, aman, dan nyaman,” jelasnya.

Dedi menambahkan, bagi pedagang yang belum memiliki perangkat memadai tetap akan difasilitasi oleh pihaknya. Menurutnya, transformasi digital di pasar tradisional harus dilakukan secara bertahap dan inklusif.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan rencana kerja tiga bulan pertamanya, yaitu memperbaiki manajemen internal Perumda Pasar Tangerang serta meningkatkan pelayanan kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

“Yang utama itu bagaimana memperbaiki manajemen internal dulu, lalu memperkuat koordinasi dengan para pedagang di masing-masing pasar. Pelayanan yang baik adalah kunci, karena kalau pasar ramai dan ekonomi berjalan, pedagang juga bisa lebih sejahtera,” tuturnya.

Dedi menegaskan, peningkatan pelayanan dan kenyamanan pasar menjadi fokus utamanya, agar pasar di bawah Perumda Pasar Tangerang semakin berkembang dan menjadi pusat ekonomi rakyat yang berdaya saing.

“Pelayanan ini menjadi salah satu visi misi utama dari Perumda Pasar Kota Tangerang. Kualitas yang baik akan berdampak pada peningkatan PAD. Kalau perekonomian di pasar sudah baik, pedagang tidak akan merasa dibebankan oleh biaya-biaya retribusi,” tandasnya.(*)

Pos terkait