Praktik Belajar Salah Satu Cara Tingkat Kreativitas Siswa

Siswa SMPN 3 Sukamulya saat melakukan belajar praktek membuat kerajinan dari tanah liat untuk hiasan sekolah. Randy/Bantenekspres.co.id

SUKAMULYA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan kreativitas siswa, SMPN 3 Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, mengajak siswanya untuk membuat prakarya dari tanah liat yang nantinya bisa digunakan sebagai hiasan di sekolah.

Kegiatan tersebut, bukan hanya sekedar pembelajaran tetapi juga sebagai salah satu cara meningkatkan kreativitas siswa dalam berkarya. Selain itu, meningkatkan motorik siswa agar mereka mempunyai kepekaan dalam menerima pelajaran dan juga menerima materi dari guru mereka.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 3 Sukamulya Hendriyani mengatakan, bahwa kegiatan membuat prakarya salah satu cara meningkatkan kreativitas siswa. Guru akan tahu, sejauh mana mereka kreatif dalam berkarya dan juga dengan cepat menerima materi yang diberikan oleh guru mereka.

“Sederhana tetapi kegiatan yang dilakukan oleh siswa sebagai salah satu cara kami mengajak siswa kreatif dalam belajar. Walaupun demikian, siswa akan bisa cepat tanggap dalam mengerjakan sesuatu dan juga bisa lebih peka dalam belajar,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Jumat 10 Oktober 2025.

Hendriyani menambahakan, pihaknya juga meminta kepada guru SMPN 3 Sukamulya agar terus memberikan materi pembelajaran praktek, karena dengan cara tersebut bisa meningkatkan kualitas belajar siswa dan juga siswa bisa lebih cepat berfikir dan mengingat.

“Belajar praktek salah satu cara siswa belajar senang, karena dengan cara tersebut siswa akan senang melakukan pembelajaran. Kalau hanya materi saja, siswa akan lebih bosan dan akan jenuh saat belajar,”paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa SMPN 3 Sukamulya akan terus menerus melakukan kegiatan yang sifatnya mengembangkan bakat siswa, karena belajar praktek juga bisa akan ketahuan siswa bisa lebih baik dalam belajar atau tidak. Dan itu, bisa membuat siswa menjadi sebuah semangat dalam belajar.

“Kalau di lihat, siswa akan bisa lebih senang dan bisa lebih ceria saat belajar. Karena, memang itu target kita dalam menerapkan belajar dengan menggunakan kurikulum merdeka. Yang mana, siswa di tuntut untuk kreatif dan juga untuk aktif dalam belajar,”tutupnya. (*)

 

Pos terkait