BANTENEKSPRES.CO.ID, KOTA TANGERANG–Wali Kota Tangerang Sachrudi menginstruksikan kepada seluruh lurah, camat dan kepala OPD untuk merespon semua keluhan warga. Respon harus dibarengi dengan tindaklanjut, menyelesaikan masalah yang menjadi keluhan warga.
Hal itu ditegaskan Sachrudin di depan ratusan pegawai dan para pejabat Pemkot Tangerang saat apel pagi pekan lalu. Sachrudin, mengingatkan tugas utama pemerintah adalah melayani.
“Kita semua ada di sini untuk melayani masyarakat. Setiap aspirasi warga harus kita dengarkan dan tindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar perangkat daerah. Karena menurutnya pelayanan yang baik hanya bisa terwujud jika setiap bagian saling mendukung dan berkolaborasi.
“Kalau kita senantiasa peduli dan menghargai warga, maka setiap program yang kita jalankan akan ikut dijaga dan dirasakan manfaatnya bersama,” tambahnya. Sachrudin menegaskan, Pemkot Tangerang tidak hanya ingin menghadirkan program yang selesai di atas kertas. “Tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata yang bermanfaat dan berkelanjutan,” paparnya.
Menyinggung soal regulasi, ia menyampaikan,Pemkot selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat. “Kebijakan yang ada, kami jalankan semaksimal mungkin untuk kepentingan warga. Setiap penyesuaian aturan pasti ada jalan keluarnya, yang penting kita pastikan semua berpihak pada masyarakat,” tegas Sachrudin.
Dengan semangat kebersamaan, wali kota, mengajak seluruh pegawai untuk menjaga komitmen pelayanan dengan hati, bekerja tulus, dan selalu hadir sebagai solusi bagi warga Kota Tangerang.
“Jangan pernah lelah melayani. Karena setiap senyum, setiap kemudahan, dan setiap kepedulian yang kita berikan, akan kembali menjadi kebaikan untuk kita semua,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Herman Suwarman menekankan pentingnya setiap program yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “Awal Oktober nanti APBD Perubahan segera disahkan. Saya harap seluruh perangkat daerah menyiapkan program yang bukan sekadar formalitas atau copy paste, tetapi menghadirkan inovasi baru yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Herman.
Sekda, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparatur dan warga untuk menghadirkan pelayanan publik yang efektif, berkualitas, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. “Reformasi birokrasi yang terus dijalankan membutuhkan ASN yang gesit, kreatif, komunikatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kebutuhan warga,” lanjutnya.
“Jangan hanya bekerja secara rutin, tetapi juga menghadirkan inovasi dan berpikir solutif demi meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya. Selain itu, Herman, juga menyoroti kondisi inflasi Kota Tangerang yang tetap terkendali.
Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat, di mana Pemkot Tangerang terus menghadirkan program pangan murah di 13 kecamatan untuk meringankan beban masyarakat. “Alhamdulillah, inflasi tetap terkendali, salah satunya berkat program pangan murah yang terus dilaksanakan bagi masyarakat,” jelasnya. (adv)











