PAKUHAJI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Davina Aurelia Al-Mahdianti, siswa kelas 6 SDN Kramat V, Kecamatan Pakuhaji, kembali meraih prestasi juara 1 panahan dalam ajang Yonif 203/AK Archery Competition di Kota Tangerang, Minggu 21 September 2025. Keberhasilan yang di raih, berkat pengalamannya saat berlomba di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang di gelar di Kudus, Jawa Tengah.
Davina meraih juara di beberapa katagori, di katagori Recurvev Nasional jarak 15 meter dirinya meriah juara 1 di babak kualifikasi, juara 1 eleminasi dan juara 1 Mix team. Dalam kejuaraan tersebut, Devina menghadapi persaingan ketat dari 285 peserta yang datang dari berbagai daerah; Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, DKI Jakarta, Banten hingga Cirebon. Namun dengan ketenangan dan fokus luar biasa, ia mampu mencetak 350 poin.
“Kuncinya adalah tenang, karena setiap lomba saya selalu tenang dan fokus. Sehingga, saya bisa meriah juara 1. Panahan jika tidak tenang maka tidak akan bisa, dan di panahan ini saya bisa melatih tenang dan fokus untuk membidik sasaran,”ujar Devina kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 23 September 2025.
Anak dari pasangan Sudarjo dan Mulyati, sudah tertarik dengan panahan. Sehingga, kedua orangtuanya mengarahkan Devina untuk mengikuti latihan di sebuah klub panahan yang ada di Kabulkan Tangerang. Dari situ, Devina semangat mengikuti latihan dan akhirnya lanjut ke berbagai macam perlombaan panahan.
“Saya memang senang memanah, karena memanah bisa mengajarkan saya fokus dan konsentrasi. Orangtua saya juga sangat mendukung, di berbagai perlombaan orangtua saya mendampingi dan memberikan support kepada saya,”paparnya.
Devina mengatakan, keberhasilannya juga berkat pelatihnya Ahmad Hulaemi Roziem, dengan kesabaran melatih dirinya sehingga Devina yang dulu tidak bisa apa-apa di panahan saat ini bisa meriah berbagai juara di berbagai perlombaan panahan yang ada.
“Pak Ahmad juga selalu mendampingi saya ke berbagai event, dengan kesadaran pak Ahmad saya selalu semangat karena pak Ahmad selalu melatih saya dengan cara yang baik sehingga saya paham apa yang di ajarkannya,”ungkapnya.
Kepala SD Negeri Kramat V Bara Indrawan menuturkan, bahwa kisah Davina adalah bukti nyata arti kerja keras dan dukungan keluarga. Bahkan, anak dengan usia yang masih sangat muda tersebut bisa meriah juara dan prestasi di berbagai kejuaraan baik tingkat daerah sampai dengan tingkat Nasional.
“Bagi kami, Davina adalah teladan. Ia berlatih dengan tekun, orang tuanya setia mendukung, dan hasilnya terlihat hari ini. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan juga kemenangan sekolah, desa, dan kecamatan kami,”tutupnya. (*)











