SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Banyak Kopdes Merah Putih di Kabupaten Serang belum beroperasi. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang masih belum bisa beroperasi, karena tidak memiliki tempat untuk memulai bisnisnya.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyebutkan, dari 326 KDMP se Kabupaten Serang, baru ada 40 yang sudah punya tempat. Sehingga bisnisnya bisa berjalan. Sementara sisanya, masih mencari tempat.
Hal itu disampaikannya, usai audiensi dengan forum KDMP Kecamatan Ciruas, di ruang kerja Wakil Bupati Serang, Selasa 23 September 2025.
Najib mengatakan, jumlah KDMP di Kabupaten Serang ada 326. Jumlah ini sesuai dengan jumlah desa, yang sudah aktif melakukan usahanya baru 40 KDMP sisanya masih belum aktif.
Mereka yang belum aktif ini, karena masih mencari-cari tempat yang akan menjadi ladang bisnis.
“Kendalanya di bangunan belum tersedia, mereka masih mencari-cari tempat untuk tokonya. Saya sudah sarankan, untuk komunikasi dengan kepala desa mencari tempatnya, dan lakukan sewa saja,” katanya.
Najib mengatakan, semuanya Kopdes Merah Putih sudah mempunyai rencana bisnisnya. Hanya saja terkendala soal tempat. Aalasannya karena, mayoritas Kopdes Merah Putih akan mennjalankan bisnis jualan sembako.
“Omsetnya mencapai Rp4 juta sampai Rp5 juta. Kita harapkan, kepala desa dan pengawas Kopdes Merah Putih mencari solusi untuk tempat ini,” ujarnya.
Najib mengatakan, dana desa tidak boleh untuk keperluan sewa tempat Kopdes Merah Putih.
Namun, KDMP bisa melakukan pinjaman ke bank untuk keperluan sewa atau beli tempat, asalkan ada jaminan yang diberikan kepada pihak bank.
“Dana desa tidak boleh digunakan untuk sewa tempat, kalau Kopdes Merah Putih sanggup bisa pinjem ke bank asalkan harus jaminannya itu tidak masalah. Kami Pemkab Serang tidak bisa membantu keluarkan anggaran untuk tempat, kami hanya menyarankan saja,” ucapnya. (*)











