PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Koramil 08 Pamulang bersama Polsek Pamulang dan Kecamatan Pamulang melaksanakan kegiatan patroli gabungan di wilayah Kecamatan Pamulang.
Patroli tiga pilar tersebut dilaksanakan sebagai sinergitas untuk menjaga kondusifitas wilayah agar tetap kondusif dan aman. Dengan menggunakan mobil patroli Polsek Pamulang, petugas menyusuri wilayah Kecamatan Pamulang.
Danramil 08 Pamulang Mayor Kav. Sjahrul Asari bersama Waka Polsek Pamulang Iptu Mulyadi, Camat Pamulang Mukroni memimpin langsung operasi tersebut.
Danramil 08 Pamulang Mayor Kav. Sjahrul Asari mengatakan, patroli gabungan tersebut dilakukan lantaran beberapa waktu lalu masyarkaat dipertontonkan gambaran situasi yang cukup meresahkan yang terjadi dibeberapa wilayah.
“Jadi tujuan patroli ini untuk meyakinkan masyarakat bahwa rumah kita harus aman, damai, rukun dan untuk siapa saja yang datang untuk tamu dan tuan rumah,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Rabu, 3 September 2025.
Sjahrul menambahkan, sebelum patroli terlebih dahulu dilaksanakan apel bersama di Mapolsek Pamulang yang dipimpin Camat Pamulang. Setelah apel, rombongan yang menggunakan belasan kendaraan roda empat dan roda dua melaksanakan patroli secara konvoi.
Rombongan diawali patroli ke Perumahan South City, lalu ke kediaman rumah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di kawasan Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang. Namun, menteri tidak ada di rumah lantaran sudan berkantor.
“Kita sampaikan kegiatan yang dilakukan merupakan atas arahan dari pimpinan TNI, polri dan pemerintah untuk menyambangi rumah-rumah pejabat yang ada dimasing-masing wilayah mengingkat sudah ada kejadian sebelumnya rumah pejabat jadi sasarna arah pendemo. Ini untuk antisipasi sehingga kita melakukan patroli atau pencegahan,” tambahnya.
Menurutnya, patroli kemudian dilanjukan ke Terminal Pondok Cabe dan disana juga dilakukan pemeriksaan kesehatan yang dilajukan oleh Puskesmas Pamulang untuk penumpang dan pengemudi bus. Hal tersebut dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan penumpang atau kru bus.
“Lalu rombongon sambil melintasi jalan-jalan yang dilalui serta mengimbau pada masyarakat dan disampaikan agar tetap jaga kampung kita, jaga rumah kita, jaga Jakarta dan jaga Tangsel,” tuturnya.
“Patroli ini juga untuk antisispasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan karena, kejadian tidak dapat diprediksi. Masyarkaat juga harus meningkatkan pam swakarsa,” tutupnya. (*)











