Warga Dilatih Membatik di Desa Rajeg Mulya

Pemkab Tangerang, melalui Disnaker, melaksanakan pelatihan membatik untuk warga, di Kantor Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Selasa, 2 September 2025. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkab Tangerang, melalui Disnaker, melaksanakan pelatihan membatik untuk warga, di Kantor Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg.

Kepala Desa Rajeg Mulya Sobri Baehaki, melalui Sekretaris Desa Rajeg Mulya Rifaldi Fauzi Kurniawan menyampaikan, sebanyak 16 orang dibagi kedalam 4 kelompok mengikuti pelatihan membatik di kantornya.

Bacaan Lainnya

“16 orang ini dibagi kedalam 4 kelompok. Jadi, ada 4 orang per kelompoknya,” tutur Rifaldi Fauzi Kurniawan, di kantornya, Selasa, 2 September 2025.

Disampaikan pria yang juga sebagai Koordinator Bidang UMKM pada DPK KNPI Kecamatan Rajeg ini, bahwa 16 orang warga yang dilatih membatik, adalah warga purna PMI (Pekerja Migran Indonesia), keluarga PMI dan masyarakat umum.

Sejak hari pertama pelatihan membatik, tuturnya, peserta pelatihan dilatih membatik menggunakan canting mulai dari di atas kertas ukuran kecil sampai kain katun ukuran besar.

“Awal, mereka dilatih menggambar motif dulu. Sebelum pakai canting, pakai pensil dulu, bikin motifnya, barulah pakai canting,” tuturnya.

Tujuan dari pelatihan membatik, disampaikannya, agar warga atau peserta pelatihan mempunya keterampilan membatik menggunakan canting. Bahkan peserta pelatihan akan menerima sertifikat dari Disnaker.

“Kita ketahui juga, bahwa harga jual kain batik hasil karya membatik pakai canting lebih mahal, dibandingkan kain batik hasil cetak,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya berharap keterampilan yang diterima oleh para peserta, dapat dimanfaatkan untuk menambah penghasilan melaui menjual kain batik.

Setelah ini, tambahnya, Pemkab Tangerang melalui Disnaker, pun akan melaksanakan pelatihan menjahit bagi untuk 5 kelompok yang terdiri dari 4 orang pada setiap kelompok.

“Peserta pelatihan menjahitnya, akan berbeda orang lagi dengan peserta pelatihan membatik,” imbuhnya.

Di tempat yangv sama, salah seorang keluarga PMI Aden Budin mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tangerang, Pemerintah Desa Rajeg Mulya dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelatihan membatik.

“Karena, yang tadinya saya enggak tahu cara membatik, jadi tahu caranya. Jadi punya keterampilan,” ucapnya, singkat. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait