TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama tokoh masyarakat dan ulama menggelar rapat koordinasi. Kegiatan digelar di Ruang Rapat Wareng, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Senin, 1 September 2025.
Maesyal mengatakan, masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengadu domba. Ia meminta seluruh lapisan jaga persatuan dan jaga anak-anak serta keluarga agar tidak terprovokasi tindakan anarkis.
“Mari kita jaga persatuan, jangan terprovokasi. Kita sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah. Saya minta seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah untuk peka dan bijak dalam menghadapi situasi,” jelasnya.
Sebelumnya, Maesyal bersama Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhamad Indra Waspada Amirullah, serta Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf. Yudho Setyono menyambagi markas Ojek Online (Ojol). Tak cuman itu, paket sembako juga dibagikan kepada driver Ojol di Lampu Merah Balaraja, Cikupa, Solear dan Panongan.
Imbauan agar tak terprovokasi juga disampaikan tokoh masyarakat, salah satunya, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Rusilan mendoakan seorang driver ojek online Affan Kurniawan meninggal dunia dalam keadaan Husnul Khatimah. Ia menyatakan, tidak antipati dengan penyampaian pendapat di muka umum. Hanya saja, kata dia, aksi menyampaikan pendapat tidak membuat situasi ceos dan menyebabkan seseorang meninggal dunia.
“Saya bukan tidak setuju dengan demonstrasi. Akan tetapi harus bisa menempatkan hak-hak penyampaian pendapat agar tidak mencederai demokrasi. Saya mengimbau warga tetap jaga kondusifitas, keutuhan, tidak terprovokasi dan menjaga persatuan bangsa,” jelasnya.(*)










