SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) resmi membuka Wali Kota Futsal Competition 2025 di Gelanggang Remaja Ciceri, Jumat 22 Agustus 2025. Sebanyak 32 tim pelajar tingkat SD hingga SMP yang mewakili kecamatan se-Kota Serang siap berlaga dalam turnamen ini.
Plt Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, mengatakan bahwa kejuaraan futsal ini menjadi ajang pertama yang benar-benar difokuskan untuk pembinaan atlet usia dini.
“Acara ini kolaborasi antara Disparpora dengan panitia yang ada. Kami memfokuskan kejuaraan ini untuk tingkat SD dan SMP, yang jarang sekali diselenggarakan. Di Kota Serang belum pernah ada sebelumnya, baru kali ini kita adakan. Padahal ini kewajiban kita untuk membina anak usia dini dan usia matang agar kelak bisa jadi atlet,” ungkap Zeka.
Menurutnya, jumlah pendaftar sangat banyak, namun panitia melakukan seleksi ketat agar kompetisi berjalan efektif. “Pesertanya banyak sekali, tapi kami pangkas menjadi 32 tim. Formatnya bukan per sekolah, melainkan perwakilan kecamatan, misalnya Serang A sampai Serang C. Kalau semua ditampung, kompetisi bisa molor lebih dari dua minggu,” jelasnya.
Zeka menambahkan, kompetisi ini dibagi menjadi dua fase pertandingan. Match day pertama berlangsung pada 22–24 Agustus 2025, dimulai dari babak penyisihan hingga final. Sementara match day kedua akan digelar pada 29–31 Agustus 2025 dengan rangkaian pertandingan serupa.
“Harapan kami dari kompetisi ini bisa lahir atlet-atlet futsal Kota Serang yang nantinya siap mewakili daerah pada ajang Popda. Jadi kita tidak lagi kesulitan mencari pemain terbaik,” katanya.
Meski keterbatasan anggaran masih ada, panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan bagi para pemenang. “Antusias masyarakat sangat luar biasa. Karena anggaran belum besar, hadiahnya berupa uang pembinaan. Tapi insya Allah tahun depan akan ada anggaran khusus yang lebih disiapkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi yang hadir sekaligus membuka turnamen berharap ajang ini bisa menjadi tonggak sejarah pembinaan olahraga di Kota Serang.
“Semenjak Kota Serang berdiri 18 tahun lalu, sudah banyak anak-anak SD dan SMP yang berbakat. Melalui kompetisi ini, mudah-mudahan lahir pemain-pemain yang baik agar olahraga futsal semakin berkembang,” tutur Budi.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, KONI, dan Disparpora dalam mengawal pembinaan atlet sejak usia dini. “Saya ingin agar kompetisi ini benar-benar menjadi wadah untuk menemukan bakat terbaik yang nantinya bisa mengharumkan nama Kota Serang,” pungkasnya. (*)









