Daftar Lima Pelaku Tawuran, Orang Tua Diharapkan Lebih Peduli terhadap Pergaulan Anak

Ilustrasi Tawuran (Istimewa)

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Polisi menegaskan masih memburu 5 (lima) pelaku tawuran berdarah mengakibatkan tangan kanan lawan putus terjadi di Jembatan Merah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Rabu, 30 Juli 2025 dini hari lalu.

Identitas kelima pelaku ini telah dikantongi polisi. Mereka adalah F alias Regbeng, Anwar, Tegar, Faiz, dan Jadu. Petugas masih terus melakukan pengejaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui sebelumnya, satu pelaku berinisial MR alias Danco (21) diduga melakukan pembacokan dalam insiden tawuran berdarah itu ditangkap oleh dua tim yang dibentuk Polres Metro Tangerang Kota, yakni Satuan Opsnal Unit Ranmor (kendaraan bermotor) Polres Metro Tangerang Kota dan Opsnal Reskrim Polsek Tangerang.

Kanit Ranmor Polres Metro Tangerang Kota, Iptu Zainal Arifin, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya, masih terus memburu keberadaan kelima pelaku yang telah teridentifikasi sebagai terduga pelaku tawuran itu.

Mereka diduga merupakan dua kelompok remaja saling tantang melalui media sosial Instagram hingga akhirnya tawuran itu menyebabkan tangan kanan pelaku lawan terputus disabet celurit yang mereka bawa.

“Aksi tawuran ini sangat meresahkan. Masyarakat yang melihat, mengetahui adanya aksi tawuran atau gangguan kamtibmas segera hubungi call center polri di 110 bebas pulsa. Termasuk bila ada yang mengetahui keberadaan F alias Regbeng, Anwar, Tegar, Faiz, dan Jadu segera informasikan ke polisi,” tutur Zainal saat dikonfirmasi terhadap kelima pelaku tawuran itu, Kamis, 21 Agustus 2025 pagi WIB.

Diberitakan BANTENEKSPRES.CO.ID kemarin, satu orang pelaku berinisial MR alias Danco (21) ditangkap saat sedang nongkrong-nongkrong di sebuah bengkel di kawasan Jombang, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kami harap orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak remaja di luar rumah. Cari anak saat larut malam masih berada di luar rumah. Jangan sampai terjerumus ke dalam aksi kekerasan seperti ini. Tawuran tidak hanya merugikan orang lain, tapi juga merusak masa depan sendiri,” tutup Zainal. (*)

Reporter: Ahmad Syihabudin

 

 

Pos terkait