KOTA SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Seorang muslim pasti mengetahui lafaz “laa ilaaha illallah”. Itu adalah kalimat tauhid. Kalimat itu bagian dari dua kalimat syahadat. Namun di balik kalimat yang dikenal tersebut, sedikit yang mengetahui maknanya.
Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah dari Yaman, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab al-Wushobiy rahimahullah menerangkan tentang makna “laa ilaaha illallah” dalam buku “Al-Qoulul Mufid Penjelasan tentang Tauhid” halaman 33.
Kata beliau, makna “laa ilaaha illallah” adalah tidak ada sesembahan yang disembah dengan hak (benar) kecuali Allah. Adapun selain Allah jika disembah maka pasti dengan kebatilah.
Allah Ta’ala berfirman (artinya):
“Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka ibadahi selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Al-Hajj: 62, Luqman: 30)
Allah Ta’ala juga berfirman (artinya):
“Maka ketahuilah bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah.” (Muhammad: 19) (*)
Penulis: Sutanto











