”Kami tidak berkecil hati. Kami bersyukur dapat juara 3 karena memang peserta lain sangat bagus. Alhamdulillah, apa yang di dapat kami syukuri dan mungkin menjadi evaluasi kita agar jika kembali lomba, maka kami akan perbaiki kesalahan yang ada agar bisa dapat juara 1,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Sabtu (21/6).
Purwaningsih menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan inovasi karya siswa SMPN 1 Curug. Ini karena siswa-siswanya sangat kreatif dan juga sangat hebat dalam berkarya. Mereka sangat antusias, bahkan mereka mempunyai ide yang luar biasa.
”Tidak hanya di pendidikan non akademik mereka hebat, pendidikan akademik juga hebat. Artinya, mereka sangat luar biasa dan sangat kreatif dalam segala bidang. Kami sangat mendukung dan kami akan membawa karya mereka dalam berbagai lomba lainnya,” paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini siswa selalu diberi wadah untuk berkreativitas, bahkan mereka diberi ruang sangat luas sehingga menumbuhkan kreatifitas dan juga ide-ide hebat. Pihak sekolah tidak pernah membatasi, yang terpenting bertanggung jawab dan tidak keluar jalur yang ada sebagai pelajar.
”Sekolah memberikan ruang kreativitas siswa. Mau kegiatan apa pun selalu kami dukung. Tetapi jangan sampai menyalahi aturan sebagai pelajar seperti tawuran, menggunakan narkoba dan terlibat dalam judi online yang saat ini marak. Kalau untuk kreativitas kami sangat dukung,”tutupnya.(ran)











