Urban Farming Jadi Pembelajaran Siswa

urban
URBAN FARMING: SMPN 3 Tigaraksa melakukan kegiatan urban farming untuk memberikan edukasi kepada siswa agar menjalankan pertanian tanpa harus lahan besar.(Credit: Randy/Banten Ekspres)

TANGERANG — Untuk mengedukasi siswa mengenai pertanian perkotaan dan kesadaran ­ling­kung­an, SMPN 3 Tigaraksa melakukan praktik urban farming untuk para siswa. Pelajaran ini agar siswa paham ­me­ngenai pertanian di kota dengan lahan seadanya.

Urban far­ming atau pertanian perkotaan, adalah praktik menanam dan memproduksi makanan di area perkotaan. Ini bisa dilakukan di lahan kosong, rooftop, atau bahkan di dalam ruangan. Ur­ban farming bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan makanan segar dan sehat di perkotaan,

Bacaan Lainnya

Urban farming yang diajarkan kepada siswa adalah menanam benih dengan media seadanya, serta mengarahkan siswa cara awal dalam urban farming. Ini karena urban farming merupa­kan salah satu upaya untuk memanfaatkan lahan yang ada unuk bercocok tanam tanpa harus menggunakan la­han besar.

Kepala SMPN 3 Tigaraksa Asep Jaja mengatakan, kegiatan urban farming dilakukan seba­gai langkah positif dalam meng­edukasi generasi muda, khu­susnya siswa SMPN 3 Tiga­raksa, tentang pentingnya per­tanian perkotaan dan kesa­daran ling­kungan. Jadi, siswa diberikan edukasi mengenai cara-cara urban farming di tengah kota.

Pos terkait