Lebih lanjut, menurutnya, karena adanya persimpangan jalan atau perempatan jalan, sehingga terjadi antre kendaraan. Ditambah lagi, adanya kendaraan pengantar anak sekolah di SIT Cordova 3 Pasar Kemis juga mempengaruhi arus kendaraan karena kendaraan memotong jalur.
“Jadi, solusinya tetap petugas Dishub untuk mengatur di perempatan Jembatan. Harus ada polisi untuk mendisiplinkan pengemudi yang main serobot,” ujarnya.
Sementara ini, lanjut Nurhanudin, Trantib kecamatan yang mengatur arus lalu lintas mulai pukul 06.30 WIB sampai 08.00 WIB sejak Selasa (15/4).
Terpisah, salah seorang pengendara yang tidak menyebutkan namanya mengucapkan terima kasih kepada petugas yang sudah mengatur arus lalu lintas di Jembatan Kuning.
“Alhamdulillah arus lalu lintas lancar kalau ada petugas. Jadi aman tidak macet-macetan,” ucapnya.
Ia menambahkan, sudah 3 kali cuti kerja akibat terjebak macet di Jembatan Kuning terhitung sejak Januari 2025 ini.











