Kelurahan Sukamulya Tuang ECO Enzim, Wujud Nyata Merawat Lingkungan

Kelurahan Sukamulya, melakukan penuuangan Eco Ezim di kolam retensi Medeterian satu sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan. Randy/Bantenekspres.co.id.

 

CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan penuangan cairan ECO Enzim ke Kolam Retensi Medeterian Satu sebagai bagian dari program perawatan dan pelestarian lingkungan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut melibatkan aparatur kelurahan dan menjadi langkah konkret dalam menjaga kualitas lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya merawat ekosistem yang ada di sekitar wilayah permukiman.

Lurah Sukamulya Soni R. Sonjaya mengatakan, bahwa penuangan ECO Enzim merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan pemerintah kelurahan untuk menjaga keseimbangan lingkungan secara alami dan berkelanjutan.

“ECO Enzim merupakan cairan hasil fermentasi bahan-bahan organik yang memiliki banyak manfaat bagi lingkungan. Kami memanfaatkannya sebagai salah satu upaya perawatan kolam retensi sekaligus menjaga kualitas ekosistem yang ada di dalamnya,” ujar Soni kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, penggunaan ECO Enzim menjadi alternatif yang ramah lingkungan karena berasal dari bahan alami dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap alam.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dengan cara yang rumit. Melalui ECO Enzim, kita memanfaatkan limbah organik yang diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi alam. Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang bisa dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

Soni menambahkan, keberadaan kolam retensi memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk sebagai sarana pengendalian air dan ruang terbuka yang harus dijaga kualitasnya.

“Kolam retensi bukan hanya berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem lingkungan. Karena itu, perawatannya harus dilakukan secara berkala agar tetap berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan penuangan ECO Enzim juga menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan yang terus didorong oleh Kelurahan Sukamulya.

“Kami ingin lingkungan di Sukamulya tetap sehat, bersih, dan terjaga. Langkah kecil seperti ini apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan di masa mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Soni mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan memulai dari hal-hal sederhana, seperti mengelola sampah rumah tangga dan memanfaatkan limbah organik menjadi ECO Enzim.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap masyarakat juga dapat ikut berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Ia menegaskan, bahwa Kelurahan Sukamulya akan terus menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan berbagai inovasi dan langkah nyata dalam menjaga lingkungan. Harapannya, Sukamulya dapat menjadi wilayah yang tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga memiliki lingkungan yang sehat dan lestari bagi generasi mendatang,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait