“Sedangkan untuk daerah lain di Banten itu 10 persen seperti wilayah Tangerang dan lainnya,” tambahnya.
Meski memprioritaskan tenaga lokal, namun ia menegaskan bahwa proses rekrutmen akan dilakukan secara adil, sesuai dengan kompetensi pelamar.
“Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan kebutuhan tanpa adanya titipan atau rekomendasi khusus,” ujarnya.
Menurut Dimyati, cukup banyak warga yang ingin menitipkan agar lolos menjadi pegawai di RSUD. Namun semua proses akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku untuk memastikan keadilan dalam kesempatan kerja.
“Jadi enggak ada titipan-titipan, semua ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tuturnya.
Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Banten, Nana Supiana mengatakan, para peserta diimbau fokus dan percaya pada kemampuan diri sendiri, tidak percaya kepada siapapun yang mengaku bisa membantu.
“Sesuai perencanaan tes CAT secara teknis tidak ada masalah,” katanya.











