Taslim menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada orang tua siswa untuk tidak mengizinkan mereka membawa motor.
”Banyak kasus di luar sana kasus pembegalan korbannya anak SMP, maka itu kita tidak mau siswa kita menjadi korban. Lebih baik mencegah daripada nanti kejadia. Ini agar siswa kita selamat dari bahaya kejahatan, salah satunya begal,”paparnya.
Ia menjelaskan, sekolah juga meminta kepada orang tua untuk tidak selalu memberikan apa yang jadi keinginan siswa. Karena jika diladenin maka mereka akan semena-mena. Bahkan, bisa siswa akan tidak akan mengikuti aturan yang ada.
”Untuk saling menjaga, maka saya harap semua aturan yang ada bisa di patuhi. Karena, aturan dibuat untuk dipatuhi dan bukan untuk langgar. Peraturan ini bisa membuat siswa disiplin,” tutupnya.(ran)











