Kepala UPTD TPA Jatiwaringin Buka-Bukaan Soal Ritasi Sampah Kabupaten Tangerang Awal Tahun 2026

Volume sampah Kabupaten Tangerang di TPA Jatiwaringin tembus 98.869 ton selama Januari-April 2026. Kepala UPTD Jaya Gemi ungkap data ritasi armadanya. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Volume sampah yang masuk ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, mencatatkan angka yang fantastis sepanjang awal tahun 2026.

Berdasarkan data resmi laporan ritasi armada, total estimasi sampah yang dibuang ke lokasi tersebut selama periode Januari hingga April 2026 mencapai 98.869 ton.

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD TPA Jatiwaringin Jaya Gemi mengungkapkan, armada pengangkut sampah terus bekerja optimal demi menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Tangerang. Pembuangan sampah didominasi oleh armada truk.

“Setiap bulannya, ribuan armada mulai dari germo, pickup, hingga truk bergerak masuk untuk mengangkut sampah masyarakat. Armada truk menyumbang kontribusi terbesar dalam pengangkutan ini,” ujar Jaya Gemi saat dikonfirmasi mengenai laporan ritasi armada hingga April, Senin, 8 Juni 2026.

​Merujuk pada data laporan ritasi armada sampah tahun 2026, pada bulan Januari volume sampah tercatat sebesar 26.359,76 ton dengan total perjalanan armada truk mencapai 6.465 ritasi.

Angka ini sedikit mengalami penurunan pada bulan Februari menjadi 25.630,08 ton, dan menyusut kembali ke titik terendahnya di bulan Maret sebesar 21.278,32 ton dengan 5.242 ritasi truk.

Namun, lonjakan volume sampah kembali terjadi pada bulan April 2026. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang mencatat estimasi sampah masuk kembali meroket ke angka 25.600,96 ton, yang didorong oleh peningkatan aktivitas pengangkutan menggunakan 6.233 ritasi armada truk serta peningkatan signifikan pada armada germo sebanyak 1.897 ritasi.

Secara akumulatif, kapasitas sampah yang masuk didominasi oleh muatan truk dengan estimasi volume mencapai puluhan ribu meter kubik setiap bulannya.

Kendati volume sampah fluktuatif dan cenderung tinggi, Jaya Gemi memastikan bahwa pengelolaan di zona pemrosesan akhir tetap berjalan terukur dan terkendali.

​Pihak UPTD TPA Jatiwaringin bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat untuk terus menggalakkan program pemilahan sampah dari hulu atau tingkat rumah tangga guna mengurangi beban volume sampah yang masuk ke TPA Jatiwaringin ke depannya. (*)

 

 

Pos terkait