SMPN 2 Sukamulya Larang Siswa Bawa Motor

Siswa
DILARANG: Siswa SMPN 2 Sukamulya dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah karena bisa membahayakan.(Credit: Randy/Banten Ekspres)

TANGERANG — Marak kasus begal membuat khawatir pi­hak sekolah. Pasalnya, ba­nyak siswa yang membawa kendaraan ke sekolah dan itu membuat khawatir. Ini karena pelaku begal banyak mengincar anak sekolah yang membawa kendaraan ber­motor.

Untuk mencegah terjadinya korban begal, pihak sekolah meminta siswa untuk tidak membawa kendaraan bermo­tor. Lebih baik, para siswa menggunakan sepeda atau­pun angkutan umum agar tidak menjadi korban begal.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 2 Sukamulya Mohamad Taslim mengata­kan, membawa kendaraan tidak dibolehkan karena kha­watir terjadi kejahatan kepada para siswa. Dia menje­laskan, kasus begal di wilayah Sukamulya ada saja dan tidak memandang siapa korban­nya. Untuk mengantisipasi hal itu, tambahnya, harus dila­kukan pencegahan kepa­da siswa untuk tidak mem­bawa kendaraan bermotor.

”Kita melarang siswa mem­bawa kendaraan bermotor. Ini karena banyak kejadian pembegalan, dan kita tidak mau siswa kita jadi korban. Makanya, sebelum terjadi lebih baik diantar ataupun membawa sepeda saja,” ujar­nya kepada Banten Eks­pres, Kamis (13/2).

Pos terkait