“Melalui teknologi RDF, sampah anorganik atau plastik dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi, dan saat ini sudah dilakukan kerjasama dengan pihak industri,” ungkapnya.
Kemudian, alternatif lainnya, lanjut Rusdi, pengolahan sampah berbasis kewilayahan yang juga sudah dijalankan Pemkot Tangerang. Metode pengolahan sampah berbasis kewilayahan ini diperlukan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat serta komunitas peduli lingkungan.
Metode ini juga sangat efektif dalam menangani permasalahan sampah. Dia juga menekankan, pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan visi lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Dia mendorong adanya komitmen peran serta masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis kewilayahan tersebut. Hal ini guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas sampah.











