Ia meyakini properti akan terus berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, properti dengan titik berat di bidang pembangunan perumahan dan konstruksi merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan efek berantai (multiplier effect) yang cukup panjang. Karena itu lanjutnya, sektor perumahan dan kawasan permukiman punya dampak besar untuk menarik dan mendorong perkembangan sektor-sektor ekonomi lainnya.
“Sektor properti langsung atau tidak langsung telah mendorong produktivitas masyarakat, mengurangi angka pengangguran, dan menekan angka kemiskinan. Sektor properti sendiri menciptakan lapangan kerja sangat besar,” tuturnya. (mam)










