”Pemutaran film G-30S PKI ini sebagai pengenalan sejarah kepada siswa untuk tetap menjaga dan merawat ideologi Pancasila. Jadi dengan melakukan nobar film G-30S PKI ini, siswa diharapkan mempunyai jiwa yang menjaga utuh ideologi dan menjaga persatuan bangsa Indonesia,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Senin (30/9).
Suratman menambahkan, walaupun ada pro dan kontra mengenai film G-30S PKI, dirinya menekankan bahwa pemutaran film G-30S PKI untuk mengingatkan kepada siswa tentang perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa Indonesia. Jadi, siswa akan terus mengingat para pahlawan yang telah berjuang demi keutuhan NKRI.
”Ada beberapa adegan film yang kita potong, karena mengingat usia mereka yang tidak boleh melihat adegan kekerasan tersebut. Jadi film yang kita putar masih dalam konteks usia mereka, dan hanya mengingatkan mereka tentang perjuangan pahlawan Indonesia,” paparnya.
Ia menjelaskan, ada pesan penting dalam pemutaran film G-30S PKI, yakni para siswa bisa terus menjaga kesatuan bangsa Indonesia. Selain itu, dengan menonton film tersebut diharapkan siswa bisa menambah wawasan terhadap sejarah Indonesia yang tidak boleh dilupakan sebagai warga negara Indonesia.
”Para siswa diharapkan bisa terus berjuang meneruskan perjuangan para pahlawan, dengan cara belajar yang rajin serta meraih prestasi. Dengan cara tersebut, siswa telah berjuang seperti keinginan para pahlawan yang telah berjuang demi keutuhan Indonesia,” tutupnya.(ran)











