“Serta sebagai salah satu sarana guna menumbuh kembangkan budaya baca diseluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menambahkan, dalam rangka hari kunjung perpustakaan yang jatuh setiap 14 September, pihaknya mengadakan kegiatan literatif festival untuk lebih memperkenalkan dan mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat dengan mengadakan kegiatan-kegiatan.
Seperti lomba mewarnai, lomba puisi, lomba bertutur , lomba membaca nyaring, pameran buku murah, bedah buku, dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi.
“Kegiatan ini sejalan dengan program unggulan perpustakaan nasional RI yaitu transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan selanjutnya perpustakaan sebagai support literasi dan edukasi yang memegang peranan penting dalam membantu menumbuhkan kreatifitas dan inovasi serta meningkatkan ketrampilan,” tambahnya.
Menurutnya, literasi festival bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen penting untuk mendorong minat baca dan cinta literasi di tengah masyarakat.











