“Padahal kan kuotanya kita banyak. Tinggal bagaimana kita pola distribusinya yang diatur agar cepat sampai ke petani,” jelasnya. Maka dari itu, Pemprov Banten akan mendorong BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) atau ABM untuk ikut berperan aktif sebagai distributor dengan sasaran penyaluran kepada para petani yang mengalami kesulitan mengakses pupuk bersubsidi.
BACA JUGA: TPID Provinsi Banten Gagas Pengelolaan Kawasan Pertanian Cerdas
Dengan begitu penyaluran pupuk makin lancar tanpa kendala. “Daerah-daerah pertanian yang rawan itu yang menjadi sasaran,” tuturnya.
BACA JUGA: Kebutuhan Pupuk Tidak Ditambah, Petani Beralih Ke Non Subsidi
Manajer penjualan Pupuk Indonesia wilayah Banten Aditya Herwin mengatakan, sebagai produsen pupuk bersubsidi, PT Pupuk Indonesia sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan serta juknis mekanisme penyalurannya, berkomitmen untuk menyediakan stok kebutuhan pupuk sesuai dengan ketersediaan yang ada.











