TANGERANG — Siswa SDN II Pasar Kemis selalu membiasakan diri membawa tempat makanan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya sampah di lingkungan sekolah hasil dari sampah makanan.
Selain itu, membawa tempat makan ini untuk membiasakan siswa menjaga lingkungan sekolah dan juga tidak ada sampah yang berserakan akibat sampah makanan. Karena jika dibiarkan, sampah akan menumpuk dan juga membuat lingkungan sekolah menjadi tidak sehat.
Kepala SDN II Pasar Kemis Yuyun mengatakan, setiap hari pihaknya melakukan pemeriksaan barang bawaan saat siswa masuk ke sekolah. Pengecekan tersebut dilakukan agar siswa tetap konsisten dan juga terbiasa membawa tempat makanan.
”Kita bukan ingin protektif, tetapi kita ingin membiasakan diri kepada siswa agar mereka tetap konsisten menjaga lingkungan sekolah dari sampah. Kalau sekolah tidak ada sampah maka sekolah menjadi sehat,” ujarnya kepada Banten Ekspres, Senin (29/4).









