CURUG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, mengeluhkan keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) liar yang diduga kerap menjadi lokasi pembakaran sampah setiap hari. Aktivitas tersebut menimbulkan asap pekat dan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar.
TPA liar tersebut berada di Jalan Masjid Nurul Jannah, RT 04 RW 05, Desa Cukanggalih. Selain menimbulkan polusi udara, tumpukan sampah di lokasi itu juga dilaporkan semakin menggunung dan berpotensi membahayakan warga.
Salah satu warga, Yanto, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum ada penanganan serius dari pihak terkait.
“Setiap hari pasti ada asap, baunya juga menyengat. Kami sangat terganggu, apalagi kalau angin kencang, asapnya masuk ke rumah-rumah dan bikin sesak napas,” ujar Yanto kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 29 April 2026.
Ia menambahkan, warga setempat sebenarnya sudah bersepakat untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut. Namun, sampah tetap saja berdatangan dari pihak yang tidak diketahui.
“Kami warga sini sudah sepakat tidak buang sampah di situ. Tapi tiap hari tetap saja ada sampah baru. Kami juga tidak tahu itu dari mana datangnya,” katanya.
Menurut Yanto, kondisi semakin parah karena hampir setiap hari ada oknum yang sengaja membakar sampah, terutama pada malam hari. Asapnya sangat menggangu pernapasan, apalagi banyak anak kecil dan itu membahayakan kesehatan.
“Yang paling parah itu pembakaran sampah. Hampir tiap hari ada yang bakar, biasanya malam hari. Asapnya ke mana-mana, sangat mengganggu pernapasan,” ungkapnya.
Lanjut Yanto, bahkan beberapa kali berinisiatif memadamkan api yang membakar tumpukan sampah tersebut. Namun, upaya itu kerap sia-sia karena pembakaran kembali terjadi.
“Kami sudah beberapa kali padamkan api, tapi besoknya atau malamnya dibakar lagi. Seolah tidak ada kapoknya,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Curug Arif Rachman Hakim akan melakukan pemantauan dan merapihkan tempat tersebut agar tidak ada sampah dan melarang bagi siapa saja yang membakar sampah sembarang.
“Nanti saya akan cek, jika memang menganggu masyarakat maka akan dibrapihkan agar tidak menggangu masyarakat. Dan saya imbau agar masyarakat tidak membuang sampah di lokasi tersebut,” tutupnya. (*)









