PT TNG Bakal Kelola Parkir Masjid Al Azhom, DKM: Asal ada Income Buat Kas Masjid

PT TNG diwacanakan bakal mengelola Perparkiran Masjid Al Azhom

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom menanggapi adanya wacana kerja sama antara PT Tangerang Nusantara Global (TNG) dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al A’zhom terkait pengelolaan parkir Pelataran Masjid Al Azhom.

Bacaan Lainnya

Ketua Harian DKM Masjid Raya Al-Azhom, KH Sopian Rosada menegaskan, skema kerja sama pengelolaan Perparkiran Masjid Al A’zhom dengan dengan PT TNG, nantinya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kas masjid.

“Terkait teknisnya seperti apa kerja samanya nanti akan kita bahas. Yang penting ada income juga ke Al-A’zhom untuk pengembangan masjid,” ungkap KH Sopian Rosada saat ditemui di Masjid Al A’zhom, Senin, 15 Juni 2026.

Dikatakan dia, pihaknya juga tengah mematangkan rencana kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangerang, PT TNG terkait pengelolaan perparkiran di kawasan pelataran masjid. Menurutnya, rencana ini digulirkan demi meningkatkan kenyamanan jemaah serta menata estetika pusat ibadah kebanggaan warga Kota Tangerang tersebut. Terlebih, wacana kerjasama ini adalah demi mewujudkan aspek ketertiban dan kebersihan.

“Pada prinsipnya kita dengan Pemkot Tangerang ingin ketertiban, kerapihan, dan kebersihan. Kita sepakat ini. Sehingga orang parkir merasa nyaman, kemudian masjid juga bersih,” ujarnya.

Ia Disinggung mengenai penerapan skema parkir pada momentum festival Al-Azhom, KH Sopian menyampaikan, saat ini pengaturan perparkiran masih bersifat kondisional melihat situasi rangkaian acara. Ia juga menilai, pelataran masjid memiliki kapasitas yang terbatas, sehingga diperlukan pemanfaatan fasilitas publik milik Pemkot lainnya.

“Kalau mencukupi dimasukkan ke dalam, tapi kalau tidak, pelataran parkir Pemkot itu sangat luas. Jadi tidak mungkin juga semua motor dan mobil masuk ke masjid, pasti ada tempat-tempat lain,” tuturnya.

Sebagai solusi, terutama saat momentum besar, pihak DKM menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan beberapa kantong parkir alternatif yang sudah tersedia di sekitar pusat pemerintahn, seperti pelataran Parkir Pemkot Tangerang.

Kedepannya, melalui penataan yang lebih profesional bersama PT TNG, diharapkan kawasan ikonik Masjid Raya Al-Azhom dapat terbebas dari semrawutnya parkir liar dan menciptakan suasana ibadah serta wisata religi yang lebih representatif bagi masyarakat.(*)

 

Pos terkait