Deteksi TBC, Seratusan Warga Diskrining

Deteksi
Petugas kesehatan (di tengah) sedang melakukan skrining terkait TBC kepada masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Ciater, Serpong, Senin (19/2/2024). (Credit: Tri Budi Sulaksono/Banten Ekspres)

“Gejala-gejala penyakit TBC adalah batuk lebih dari dua minggu, mengalami sesak pada pernafasan, berkeringat di malam hari tanpa aktivitas,” tuturnya.

Wanita berkerudung ini menuturkan, dalam rangka penemuan kasus, saat ini telah dilaksanakan pendekatan investigasi kontak (IK) sebagai strategi untuk menemukan kasus baru TBC dengan sasaran kontak serumah dan kontak erat.

Bacaan Lainnya

“Kami mengimbau kepada masyarakat jika menemukan gejala-gejala penyakit TBC, maka segeralah periksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan Kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya.

Sementara itu, Lurah Ciater Rohidi HR mengatakan, pihaknya memiliki target ada 232 warga yang melakukan skrining. Namun, sampai pukul 14.00 WIB baru 100 warga yang melakukan skrining.

“Kita berharap warga Kelurahan Ciater tidak ada yang kena TBC dan semua hidup sehat,” singkatnya.

Reporter: Tri Budi Sulaksono

Pos terkait