SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Lahir di Kampung Singamerta, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada 2 April 1968, Hj. Fatmawati, S.E tumbuh dalam keluarga yang sederhana namun menjunjung tinggi nilai keilmuan dan kepedulian sosial.
Langkah awal pendidikan Fatmawati dimulai dari SDN Ciruas 2, kemudian lanjut bersekolah di MTS 1 Ciruas dan pendidikan menengah ia tempuh di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) di Kota Serang, dan berkuliah di STIM Primagraha di Kota Serang.
Setelah menempuh pendidikan dirinya sempat bekerja sebagai guru honorer di SMP PGRI Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
Kemudian Fatmawati menikah pada 1992 dengan H. Madsuri, S.H yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Banten dari PDI Perjuangan, dari pernikahannya dianugerahi dua orang anak.
Sebelum menduduki kursi DPRD Kabupaten Serang, Fatmawati aktif di organisasi kewanitaan di desanya yang dibuktikan dengan dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Koperasi Wanita, Ketua Kader Posyandu, Ketua PNPM, Sekretaris PKK, hingga pernah menjadi Ketua Majlis Taklim.
Sebuah peran sosial yang menyentuh langsung kehidupan perempuan dan keluarga dari akar rumput langsung, yang membuatnya dipercaya untuk maju mewakili rakyat di DPRD Kabupaten Serang.
“Sebelum dipercaya duduk di DPRD, saya ini aktif di organisasi kewanitaan yang dipercaya untuk menjadi ketua dan sekretaris juga. Dari aktifnya saya di organisasi, saya banyak belajar tentang cara bersosialisasi, memperluas pengalaman, serta mengenal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya pada Senin 26 Oktober 2026.
Menurut Fatmawati berpolitik bukan sekadar meraih posisi, tetapi adalah cara untuk memberi lebih banyak manfaat.
Dengan latar belakang keilmuan yang kuat, pengalaman organisasi dan kepedulian yang tulus terhadap keluarga dan masyarakat, ia terus melangkah mantap membawa aspirasi rakyat khususnya perempuan dan generasi muda.
“Saya buktikan bahwa perempuan bisa menjadi motor perubahan tanpa kehilangan kelembutan, dan bahwa ibu rumah tangga pun bisa menjadi arsitek kebijakan yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.
Kiprah politik kader PDI Perjuangan Kabupaten Serang ini dimulai pada 2014, yang waktu itu dirinya mencalonkan diri sebagai wakil rakyat bersama suami tercinta Madsuri.
Saat itu Fatmawati mencalonkan diri di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 sedangkan suaminya Madsuri di Dapil 3, yang sama-sama calon Anggota DPRD Kabupaten Serang dari fraksi PDI Perjuangan periode 2014-2019.
“Alhamdulillah saya bersama pak haji berhasil menang, pada saat 2014 itu saya suara terbanyak kedua mendapatkan 8.700 suara. Jadi, saya dan pak haji sama-sama menang,” ucapnya.
Tak berhenti sampai disini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Serang ini mencoba keberuntungan dengan mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 di Dapil Kabupaten Pandeglang.
Saat itu dirinya hanya mendapatkan 14 ribu suara kalah dengan incumbent atau petahana, yang akhirnya ia harus istirahat terlebih dahulu atau tidak menduduki kursi DPRD Provinsi Banten.
“Karena yang nomor satunya ini petahana orang Pandeglang asli dia dapat 17 ribu suara, selisih 3 ribu suara dari saya. Mungkin ini yang terbaik, maka saya istirahat dulu,” tuturnya.
Setelah lima tahun istirahat dalam dunia politik, perempuan kelahiran Kabupaten Serang ini kembali peruntukannya di Pileg 2024-2029 dirinya mewakili Dapil 1 DPRD Kabupaten Serang.
Ia memperoleh 4.335 suara yang membuatnya kembali dipercaya masyarakat untuk menduduki Anggota DPRD Kabupaten Serang periode 2024 hingga 2029.
“Saat itu saya diperintah oleh DPP pusat PDI Perjuangan, dikasih nomor satu dan pak haji juga di DPRD Provinsi juga dikasih nomor satu. Alhamdulillah saya dan pak haji, kembali dipercaya diberikan amanah untuk menjalankan tugas ini,” katanya.
Fatmawati mengaku, tujuannya menjadi DPRD ini tidak untuk mencari kekayaan maupun kepuasan diri, hanya saja ia ingin berusaha berbuat baik untuk masyarakat supaya bermanfaat.
“Saya hanya ingin berusaha berbuat baik untuk masyarakat, supaya bermanfaat bagi masyarakat, jadi apa yang kita bisa perbuat ya kita lakukan sesuai dengan kewajiban kita membantu masyarakat,” ungkapnya. (*)










