SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp17,2 miliar untuk pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0511/Tangerang Selatan. Pembangunan dilakukan dalam dua tahap melalui APBD 2026 dan 2027, dengan masing-masing alokasi sekitar Rp8,6 miliar.
Meski pembangunan infrastruktur telah berjalan, pembentukan dan operasional Kodim Tangsel masih menunggu keputusan resmi Panglima TNI. Sementara itu, pembangunan gedung utama ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama Rumah Dinas Dandim 0511 Tangerang Selatan di kawasan perkantoran Lengkong, Serpong, Rabu, 28 Oktober 2026. Sementara pembangunan gedung Makodim 0511 Tangerang Selatan telah dimulai sejak benerapa bulan lalu.
Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal yang membacakan sambutan Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi mengatakan, pembangunan Makodim Tangsel merupakan bagian dari persiapan pembentukan satuan teritorial baru untuk memperkuat pelaksanaan tugas kewilayahan.
“Pembangunan kantor Kodim Kota Tangerang Selatan dilaksanakan melalui dukungan anggaran APBD Pemkot Tangsel tahun anggaran 2026 dan dilanjutkan tahun anggaran 2027,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober 2026.
Dia menjelaskan, pembangunan secara bertahap diharapkan dapat mewujudkan fasilitas satuan yang memadai dan fungsional untuk mendukung kesiapan pelaksanaan tugas.
Keberadaan Kodim Tangsel nantinya diharapkan memperkuat pembinaan teritorial, mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengoptimalkan koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah.
Faizal juga mengapresiasi dukungan Pemkot Tangsel dalam pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, sinergi TNI dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam mendukung keamanan serta percepatan pembangunan.
“Kekuatan TNI berada di rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangsel, Maryoto, mengatakan, pembangunan kompleks Makodim berdiri di atas lahan seluas hampir satu hektare atau sekitar 10.000 meter persegi.
Pekerjaan yang dimulai pada September 2026 itu memiliki masa kontrak sekitar 118 hari. Saat ini, pengerjaan diprioritaskan pada bangunan utama seluas sekitar 1.000 meter persegi.
Maryoto menyebut progres pembangunan telah mencapai sekitar 35 persen. Pembangunan bangunan utama ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
“Dengan kondisi cuaca yang mendukung, kami menargetkan pembangunan bangunan utama bisa selesai pada akhir tahun ini,” ujarnya.
Bangunan utama tersebut dirancang dua lantai untuk menunjang aktivitas Dandim, kepala staf distrik militer (Kasdim), dan jajaran staf. Selain bangunan utama, kompleks Makodim direncanakan dilengkapi masjid, pos penjagaan, dua rumah dinas untuk Dandim dan Kasdim, rumah genset, aula, gudang, serta area parkir kendaraan roda dua dan roda empat.
“Kawasan tersebut juga akan dilengkapi area drop-off serta jalur masuk dan keluar. Pembangunan masjid direncanakan berlanjut pada 2027 bersama pengerjaan sejumlah fasilitas pendukung lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Moh. Alharidz Unus menjelaskan, pembangunan gedung Makodim merupakan bagian dari persiapan pembentukan satuan baru yang nantinya akan menangani wilayah Tangsel.
Saat ini, Kodim 0506/Tangerang masih membawahi wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel. Karena itu, pembentukan Kodim baru nantinya akan diikuti penataan wilayah komando serta penyesuaian satuan komando rayon militer (Koramil).
“Untuk operasional, kami masih menunggu surat yang sudah disampaikan secara berjenjang kepada Panglima TNI. Jadi, tidak langsung ketika bangunan sudah ada kemudian langsung beroperasi. Semuanya harus melalui tahapan,” jelasnya.
Menurut Alharidz, rencana penataan Koramil masih dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan wilayah dan pembagian tugas antara Kodim Tangerang dan Kodim Tangsel. Rencana awal mencakup empat hingga lima Koramil, tetapi jumlah serta wilayah yang akan masuk dalam struktur baru tersebut belum ditetapkan secara final.
Penataan itu juga akan mempertimbangkan wilayah yang saat ini masih berada di bawah komando satuan lain, agar pembagian tugas teritorial dapat berjalan efektif.
Terkait waktu operasional, Alharidz menyebut 2028 menjadi salah satu kemungkinan apabila proses pembangunan dan administrasi membutuhkan waktu lebih panjang. Namun, operasional dapat dipercepat apabila seluruh persyaratan terpenuhi dan keputusan pimpinan TNI telah diterbitkan.
“Bisa jadi 2028. Namun, kalau ada percepatan, kita selesaikan. Intinya, bangunan sudah jadi dan surat sudah berjalan, tinggal menunggu keputusan dari atas,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pembangunan Makodim bukan sekadar pembangunan gedung perkantoran, melainkan bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Makodim di kawasan perkantoran pemerintahan Tangsel memiliki nilai strategis. Kawasan tersebut telah menjadi lokasi sejumlah instansi, termasuk kepolisian dan kejaksaan, sehingga diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas instansi.
“Momentum ini bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah gedung, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas, serta memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Benyamin menegaskan, Pemkot Tangsel berkomitmen melanjutkan pembangunan pada tahun anggaran 2027. Anggaran lanjutan tersebut telah disiapkan dalam perencanaan APBD murni 2027 dan masih melalui proses pembahasan bersama pihak terkait.
Dia juga meminta jajaran Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, dengan memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja.
“Saya berharap pembangunan Makodim dapat diselesaikan sesuai kebutuhan dan perencanaan. Namun, pemanfaatan fasilitas serta operasional satuan baru tersebut tetap bergantung pada keputusan resmi pimpinan TNI,” ungkapnya.
Dengan pembangunan yang dilakukan bertahap, Pemkot Tangsel berharap fasilitas Makodim dapat mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. (*)
Reporter : Tri Budi










