Apel 2.000 Pemuda, Sachrudin Dorong Generasi Muda Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

CWali Kota Tangerang Sachrudin membuka Muda Mudi Fest 2026 di lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Rabu (28/10). Dhuyuf/Banten Ekspres 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin mendorong generasi muda untuk tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan karya nyata dan menjaga persatuan sebagai bekal membangun masa depan bangsa. Semangat tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri apel peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diikuti sekitar 2.000 pemuda di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Rabu (28/10).

 

Sachrudin mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial untuk mengenang peristiwa bersejarah. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami dan mengamalkan nilai persatuan, kesatuan, serta perjuangan para pemuda dalam membangun bangsa.

 

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bukan sekadar mengingatkan peristiwa yang bersejarah, tetapi momentum ini mengajak kita semuanya untuk menghayati makna dari sebuah persatuan, kesatuan, dan perjuangan bangsa anak-anak muda,” ujarnya, Rabu (28/10).

 

Menurut Sachrudin, masa depan Indonesia, termasuk Kota Tangerang, sangat ditentukan oleh kualitas dan kontribusi generasi muda. Karena itu, pemuda harus terus mengembangkan kemampuan diri, belajar, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Masa depan bangsa Indonesia ini di tangan anak-anak muda yang mau belajar, mau berkarya. Jadi, anak muda bukan hanya pintar berbicara, tapi terus berkarya,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, semangat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa yang ditunjukkan para pemuda pada masa perjuangan harus terus dijaga oleh generasi saat ini. Nilai-nilai tersebut menjadi salah satu fondasi penting yang mengantarkan Indonesia bertahan dan berkembang hingga sekarang.

 

Sachrudin menilai, pembangunan bangsa tidak cukup hanya diukur dari kemajuan fisik, seperti gedung dan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia, khususnya semangat dan kreativitas generasi muda, juga menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah.

 

“Semangat anak muda ini merupakan energi sebuah bangsa, energi sebuah kota, energi sebuah lingkungan, energi sebuah keluarga,” katanya.

 

Ia pun mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti apel peringatan Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan ribuan pemuda tersebut menjadi gambaran optimisme terhadap masa depan Kota Tangerang.

 

Selain itu, penampilan para pemuda dalam rangkaian kegiatan apel dinilai menjadi salah satu bentuk upaya melestarikan budaya bangsa. Keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan positif diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan kebudayaan Indonesia.

 

Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Sachrudin, akan terus berupaya menghadirkan ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan potensi yang dimiliki. Dengan begitu, potensi yang belum tergali dapat muncul, sedangkan potensi yang sudah ada bisa terus berkembang.

 

“Kita terus berupaya menyajikan sesuatu yang bisa menarik perhatian, mendorong semangat anak-anak muda, serta menampilkan karya-karya dan karya nyata mereka. Mudah-mudahan potensi yang belum muncul bisa muncul, dan yang sudah ada bisa tumbuh berkembang,” tandasnya.

 

Sachrudin berharap, semangat kebersamaan, persatuan, dan produktivitas generasi muda terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan berbagai pihak, pemuda Kota Tangerang diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah sekaligus mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

 

Reporter: Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait