Ekskul Hadroh Bagian Syiar Islam dan Wujud Nyata Kecintaan pada Salawat Nabi SAW

Wakasek bidang Kesiswaan SMPN 3 Kota Tangerang, Muhammad Mustika Yasin, tengah membimbing latihan Hadroh yang menjadi bagian ekskul di sekolahnya, Selasa, 15 September 2026.

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO ID — Ekstrakurikuler (Ekskul) Hadroh di SMP Negeri 3 Kota Tangerang hadir sebagai salah satu wadah pembinaan karakter peserta didik yang berbasis keagamaan. Di bawah naungan bidang kesiswaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menyalurkan bakat seni musik religi, tetapi juga menjadi media strategis untuk melakukan syiar Islam dan menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kesiswaan SMPN 3 Kota Tangerang, Muhammad Mustika Yasin, disela-sela latihan, Selasa, 15 September 2026.

Yasin menjelaskan, hadroh merupakan bagian integral dari ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis). Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berupaya menanamkan budaya Islami yang dikemas melalui lantunan musik bernuansa Islami yang didalamnya nada-nada salawat Nabi SAW.

“Kita tanamkan budaya-budaya Islami, di mana di dalamnya ada musik-musik Islami yang bernuansa salawat, yang tetap berpegang pada supaya Islam itu atau rohani Islam itu lebih maju lagi lewat salawat musik hadroh, khususnya di lingkungan sekolah kami,” ujarnya.

Yasin menekankan, bahwa musik hadroh memiliki nilai dakwah yang kuat karena didalam syairnya memuat salawat serta pembacaan hikayat Nabi Muhammad SAW, seperti halnya pembacaan kitab Barjanji.

“Jadi melalui Hadroh ini kami menanamkan sekaligus menguatkan solawat-solawat Nabi SAW, seperti pembacaan Barjanji, di mana isi Barjanji itu ada cerita atau hikayat tentang Nabi kita, Nabi Muhammad. Kita ingin menanamkan itu kepada para peserta didik setidaknya mereka akhirnya bisa hafal nada solawat melalui Hadroh ini,” paparnya.

Peminat ekstrakurikuler hadroh dan kegiatan keagamaan di SMPN 3 Kota Tangerang, kata Yasin, tergolong sangat tinggi. Puhaknya juga mengintegrasikan pembinaan ini dengan kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), seperti lomba azan dan bersalawat.
Bahkan, para siswa kerap menunjukkan antusiasme tinggi dengan melantunkan salawat secara mandiri bahkan sebelum kegiatan resmi dimulai. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan motivasi peserta didik untuk semakin rajin mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan, ekskul Hadroh di SMP Negeri 3 Kota Tangerang ini tidak hanya aktif dalam kegiatan internal sekolah, para siswa anggota ekstrakurikuler ini juga sering diutus mengikuti berbagai perlombaan antarsekolah dan sukses menorehkan prestasi membanggakan.
Salah satu siswa berprestasi yang lahir dari pembinaan karakter sekolah ini adalah Rio Aska Yudhistira. Siswa kelas 9 yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS tersebut berhasil meraih juara dua dalam lomba Tilawah. Selain itu, siswa yang aktif di Rohis menjadi penggerak keagamaan di sekolah, seperti menjadi pengisi azan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dalam kegiatan pembinaan iman.

Yasin menambahkan, melalui eksistensi ekstrakurikuler hadroh dan Rohis ini, pihak sekolah menaruh harapan besar agar para peserta didik dapat terus istiqamah dan jumlah peminatnya semakin bertambah dari waktu ke waktu.

“Diharapkan siswa yang aktif di ekskul hadroh atau rohis ini mereka tetap konsisten mengikuti, bahkan bertambah ya jumlah pesertanya. Karena kenapa? Kalau bukan mereka yang melanjutkan generasi penerus para ustaz, para ustazah, siapa lagi?” pungkasnya.

Kegiatan keagamaan seperti ekstrakurikuler hadroh di lingkungan SMP Negeri 3 Kota Tangerang ini terbukti efektif tidak hanya dalam mengasah keterampilan seni religi, tetapi juga memperkuat fondasi moral, spiritual, dan menanamkan jiwa kepemimpinan generasi muda Islam.(*)

 

Pos terkait