RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kondisi jalan di depan Puskesmas Rajeg, Kabupaten Tangerang, mengalami amblas dan dikeluhkan warga serta petugas setempat.
Kerusakan infrastruktur ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas truk yang berhenti atau parkir di area bekas galian pipa milik Perumdam TKR Kabupaten Tangerang.
Ahmad Sumadi, petugas sekuriti Puskesmas Rajeg yang akrab disapa Medi menjelaskan, insiden amblesnya jalan ini terjadi pada sekitar pukul 22.00 WIB ke atas, Jumat malam, 12 September 2026.
Menurutnya, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi di titik tersebut dan kerap memerlukan perbaikan berulang.
“Kekhawatirannya karena mengganggu lalu lintas, juga takutnya terjadi kecelakaan yang tidak kita inginkan semua,” ujar Medi saat ditemui di lokasi, mengonfirmasi bahwa kondisi tersebut membahayakan keselamatan pengguna jalan, Senin, 14 September 2026.
Ia berharap pihak terkait dapat segera melakukan penanganan agar aktivitas di sekitar puskesmas kembali normal dan nyaman.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) langsung bergerak cepat melakukan pengecekan lapangan.
Humas Perumdam TKR Hafiz membenarkan, titik jalan yang amblas tersebut memang berada di jalur bekas galian pipa PDAM.
Galian itu sebelumnya dikerjakan untuk pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) pada tahun 2024 silam, semasa kepemimpinan Kepala Unit Rajeg yang saat itu dijabat oleh Asep.
Meski masa kontrak pengerjaan telah berakhir dan perbaikan jalan secara reguler merupakan kewenangan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, pihak Perumdam TKR memutuskan untuk mengambil langkah proaktif.
Mereka berkomitmen segera memperbaiki kerusakan jalan amblas tersebut demi mengutamakan keselamatan serta kenyamanan para pengendara yang melintas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah peduli dengan memberikan informasi tersebut,” ungkap Hafiz mengapresiasi laporan cepat dari warga dan petugas di lapangan.
Dengan langkah cepat penanganan dari Perumdam TKR ini, arus lalu lintas di depan Puskesmas Rajeg diharapkan dapat segera pulih dan terhindar dari potensi kecelakaan lalu lintas. (*)










