PMI Banten Dampingi Hingga Memfasilitasi Akomodasi Keluarga Jurnalis Yang Hilang Di Perairan Selat Sunda GAK

PMI Provinsi Banten, tiba di Posko pencarian lima jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda kawasan GAK, untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga jurnalis, Jumat 11 September 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id  

CARITA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan hingga memfasilitasi akomodasi, kepada keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di Perairan Selat Sunda pada kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Jumat 11 September 2026.

Sebagai organisasi kemanusiaan yang punya tugas tidak terbatas, PMI Banten datang langsung ke Beach Marina, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, untuk memberikan dukungan kepada keluarga Jurnalis, sekaligus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh perkembangan informasi pencarian.

Bacaan Lainnya

Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, sejak adanya informasi kehilangan lima jurnalis pada Selasa 8 September 2026, keluarga dari Yudhis sudah berkomunikasi dengan PMI Banten.

“Kami tentunya selalu siap membantu, karena kami sebagai organisasi kemanusiaan yang punya tugas tidak terbatas,” katanya melalui keterangan tertulis.

Tatu mengatakan, untuk tahap awal PMI Provinsi Banten membantu keluarga jurnalis dengan cara berkomunikasi dengan para pihak, termasuk jaringan PMI untuk mencari informasi keberadaan jurnalis yang hilang.

Menurutnya situasi seperti ini tentu menimbulkan kecemasan dan tekanan bagi keluarga, sehingga pihaknya melakukan pendampingan supaya keluarga jurnalis yang hilang dalam menghadapi situasi tersebut tidak merasa sendirian.

“Kami memahami kecemasan yang dirasakan keluarga, kami berusaha hadir untuk memberikan dukungan, dan membantu keluarga mendapatkan perkembangan informasi yang jelas dari pihak berwenang,” ujarnya.

Selain membantu koordinasi, kata Tatu, PMI Provinsi Banten juga memfasilitasi akomodasi dari keluarga Yudhis selama menunggu hasil pencarian.

“PMI Banten turut prihatin atas peristiwa yang dialami para keluarga, kita semua berdoa, semoga semua selamat dan sehat,” ucapnya.

Kata Tatu, PMI Provinsi Banten siap memberikan dukungan tambahan apabila dibutuhkan oleh tim pencarian, pemerintah daerah, maupun keluarga.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk mendoakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menambah beban psikologis keluarga,” tuturnya.

Tatu menyampaikan, apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, yang sudah dilakukan sejak awal informasi hilangnya lima jurnalis.

“Kejadian ini sudah menjadi atensi pak Presiden, kita apresiasi dan dukung berbagai upaya pencarian yang sudah dilakukan Basarnas bersama unsur TNI-Polri. Sekali lagi, mari kita berupaya dan berdoa semoga semua yang hilang ditemukan dalam keadaan sehat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan keluarga jurnalis Ade Danhur mengaku, datang bersama istrinya yang merupakan kakak dari Yudhis.

Ia menyampaikan, terima kasih kepada Basarnas, TNI-Polri, Pemprov Banten, PMI Provinsi Banten, dan seluruh unsur yang tengah melakukan pencarian.

“Kami diminta ibunya dan keluarga besar untuk mencari perkembangan Yudis, dan mohon doa agar bisa ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya. (*)

 

Pos terkait