Edi Irianto Ungkap Aspirasi Warga Cipocok Jaya, Infrastruktur Masih Dominan

Anggota DPRD Kota Serang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kecamatan Cipocok Jaya, Edi Irianto. Foto: Aldi Alpian Indra/Banten Ekspres Tag: 

 

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Persoalan infrastruktur masih mendominasi aspirasi masyarakat Kecamatan Cipocok Jaya yang diserap anggota DPRD Kota Serang dalam kegiatan reses.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Kota Serang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kecamatan Cipocok Jaya, Fraksi PDIP Perjuangan Edi Irianto, mengatakan masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, penerangan jalan umum (PJU), hingga perbaikan makam umum.

Reses tersebut dilaksanakan selama lima hari, Senin hingga Jumat, dengan mengunjungi konstituen di wilayah Cipocok Jaya.

“Banyak hal yang dikeluhkan dan disampaikan masyarakat. Di antaranya pembangunan jalan kampung, seperti paving block. Ada jalan yang panjangnya 100 meter, 200 meter, bahkan ada yang hanya 50 meter,” kata Edi, kepada Tangerang Ekspres, Senin 31 Agustus 2026.

Selain jalan lingkungan, warga juga meminta perbaikan PJU, khususnya di wilayah pelosok yang masih minim penerangan. Sejumlah lampu PJU yang mati diharapkan dapat segera diaktifkan kembali atau diganti.

Edi menyebut, aspirasi lain yang disampaikan masyarakat yakni fasilitasi perbaikan makam umum.

Seluruh aspirasi hasil reses tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Serang melalui Wakil Wali Kota Serang. Edi berharap pemerintah dapat menindaklanjutinya melalui program pembangunan. “Semoga apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan,” ujarnya.

Menurut Edi, persoalan infrastruktur yang disampaikan masyarakat bukan hal baru. Beberapa aspirasi bahkan terus muncul dalam kegiatan reses dari tahun ke tahun.

“Dari tahun ke tahun, beberapa aspirasi masyarakat memang masih sama. Dari beberapa aspirasi masyarakat itu, kurang dari 10 persen yang bisa dipenuhi,” ungkapnya.

Ia memahami kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran dan berbagai kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah. Karena itu, DPRD juga berupaya menyampaikan sebagian aspirasi kepada anggota DPRD Provinsi Banten agar dapat diperjuangkan melalui anggaran provinsi.

Dari sejumlah persoalan yang diterima, Edi menilai penerangan jalan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak. Sebab, pada sejumlah titik, penanganannya dinilai tidak membutuhkan pembangunan baru.

“Yang paling urgent bagi saya adalah persoalan penerangan jalan. Untuk beberapa titik, sebenarnya tinggal mengaktifkan atau mengganti lampunya,” katanya.

Selain PJU, Edi menyoroti kondisi jalan lingkungan di sejumlah pelosok yang masih becek dan membutuhkan paving block. Menurutnya, pembangunan tersebut relatif tidak membutuhkan ruas yang panjang, tetapi hingga kini belum tersentuh.

Edi juga meminta Pemkot Serang segera memperbaiki Jalan Tembong, dari kawasan Samsat Lama hingga wilayah Tembong. Jalan tersebut sebelumnya kerap dilintasi kendaraan berat dari luar kota untuk mengangkut pasir dan material lainnya.

Aktivitas kendaraan berat tersebut dinilai turut menyebabkan kerusakan jalan. Saat ini, kata Edi, kendaraan berat sudah tidak lagi masuk ke jalur tersebut setelah aspirasi masyarakat disampaikan.

Namun, kerusakan jalan yang sudah terjadi tetap membutuhkan penanganan.“Dampaknya kondisi jalan sudah mengalami kerusakan. Karena itu, saya memohon agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait