SD Negeri Gebang Raya 1 Bentengi Kesehatan Peserta Didik Sejak Dini

Siswa Kelas 5 SD Negeri Gebang Raya 1, Kecamatan Periuk, tengah menjalani imunisasi pencegahan kanker serviks (HPV), Rabu, 26 Agustus 2026.

 

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Ratusan peserta didik SD Negeri Gebang Raya 1, yang berlokasi di bilangan Kecamatan Periuk, menjalani Imunisasi dalam kegiatan program Cek Kesehatan Gratis, (CKG), Rabu, 26 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

Tenaga kesehatan (Males) dari Puskesmas Gebang Raya juga melakukan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) khusus bagi siswi perempuan kelas 5.

Guru Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Sulastri Herdiani mengatakan, pelaksanaan pelayanan kesehatan berupa Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi para peserta didik kerap dilakukan setiap tahunnya oleh Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan.

Ia menyampaikan apresiasi program jemput bola dukungan layanan kesehatan ini yang sangat besar manfaatnya bagi kesehatan fisik dan kelancaran belajar para peserta didik.

Menurut Sulastri, program pelayanan kesehatan ini mencakup pemberian Cek Kesehatan Berkala (CKG), imunisasi suntik Measles Rubella (MR) untuk kelas 1, serta imunisasi Human Papillomavirus (HPV) khusus bagi siswi perempuan kelas 5.

“Memang sudah program itu setiap tahunnya diadakan secara terus-menerus. Tujuannya tentunya supaya anak-anak memiliki kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit, dan untuk yang perempuan khusus kelas 5 itu untuk mencegah kanker serviks,” ujar Sulastri saat ditemui.

Menurutnya, khusus untuk imunisasi pencegahan kanker serviks (HPV) bagi anak perempuan, program ini telah berjalan dengan baik selama kurang lebih empat tahun. Pelaksanaan program BIAS sendiri secara serentak dijadwalkan pada bulan Agustus setiap tahunnya.

” Bagi siswi kelas 5 yang sempat berhalangan hadir atau tertunda akibat sakit maupun ada acara lain pada hari H, pihak sekolah bersama tenaga kesehatan memberikan kebijakan susulan agar mereka tetap mendapatkan hak imunisasi tersebut pada tahun berikutnya saat duduk di kelas 6,” kata Sulastri.

“Seperti yang sekarang juga ada tuh satu anak perempuan yang waktu itu kelas 5-nya belum sempat suntik kanker serviks itu. Jadi hari ini bisa dilaksanakan di kelas 6-nya, karena waktu itu berhalangan hadir,” sambungnya.

Ia berharap, program pelayanan kesehatan ini dapat terus berjalan serta ditingkatkan kualitasnya.
Ia optimis bahwa pemberian vaksin dan imunisasi kekebalan tubuh ini dapat membuat anak-anak generasi penerus bangsa tumbuh lebih sehat, terhindar dari berbagai macam penyakit, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan penyuluhan singkat kepada guru dan orang tua tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Diharapkan, kegiatan semacam ini bisa rutin dilakukan agar kesehatan anak-anak tetap terpantau dengan baik,” pungkasnya.(*)

 

Pos terkait