TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, koordinasi lintas sektor bakal diperkuat untuk meningkatkan layanan kesehatan. Terutama pengentasan berbagai jenis penyakit yang menjadi fokus pemerintah. Mulai dari TB, HIV, stunting dan risiko kematian ibu dan bayi.
Hal itu dia tegaskan saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor penguatan program prioritas kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Maesyal mengatakan, persoalan kesehatan menjadi perhatian utama, mulai dari penurunan angka stunting, pelaksanaan cek kesehatan gratis, penanganan tuberkulosis (TBC), hingga upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.
“Hari ini kita evaluasi dan konsolidasi seluruh komponen kesehatan. Mulai dari tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Direktur RSUD sampai para kader, bagaimana kita meningkatkan kinerja dan tugas fungsinya,” katanya, Selasa 25 Agustus 2026.
Maesyal menyebutkan, penguatan layanan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi juga melibatkan Puskesmas, rumah sakit daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan hingga organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
“Yang menjadi fokus adalah menurunkan stunting, kemudian cek kesehatan gratis bersama dengan pemeriksaan TBC. Kita juga terus berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Termasuk perhatian terhadap HIV,” katanya.
Maesyal menegaskan, keterlibatan pemerintah kecamatan dan Puskesmas menjadi bagian penting dalam memastikan program kesehatan tidak berhenti pada pelayanan administratif, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat.
“Pelayanan kesehatan gratis dan jemput bola oleh puskesmas. Tidak menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, tetapi bisa dilakukan di balai warga, bahkan di sekolah melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan. Anggaran sudah disesuaikan dengan alokasi kegiatan dan program kerja. Walaupun ada efisiensi, kita sesuaikan kembali, tetapi tidak mengurangi kinerja teman-teman di Dinas Kesehatan,” katanya.(*)
Reporter: Asep Sunaryo








