Pemuda Kampung Babat Kompak Gotong Royong Bersihkan Lingkungan, Kades Sukron Ma’mun Apresiasi Kepedulian Generasi Muda

GOTONG ROYONG: Pemuda Desa Babat, Kecamatan Legok, gotong royong melakukan aksi bersih jalanan sebagai bentuk kecintaan kepada Desa Babat. Randy/Bantenekspres.co.id

LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Pemuda Kampung Babat, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Para pemuda menggelar kegiatan gotong royong dengan fokus membersihkan lingkungan mulai dari wilayah Babat Masjid hingga Babat Lebak.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian para pemuda terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal. Sejumlah pemuda terlihat berkumpul dan bahu-membahu membersihkan area jalan, saluran air, serta mengumpulkan sampah yang berada di sepanjang lokasi kegiatan.

Bacaan Lainnya

Antusiasme dan kekompakan para peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Dengan peralatan yang tersedia, para pemuda bersama-sama membersihkan lingkungan agar terbebas dari sampah dan berbagai kotoran yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kepala Desa Babat Sukron Ma’mun, mengapresiasi langkah yang dilakukan para pemuda Kampung Babat. Menurutnya, kegiatan gotong royong merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para pemuda Kampung Babat yang mau turun langsung membersihkan lingkungan. Ini merupakan kegiatan positif yang patut dipertahankan dan terus dikembangkan,” ujar Sukron kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 18 Agustus 2026.

Ia mengatakan, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemuda dinilai sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.

“Lingkungan yang bersih tentunya akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Untuk mewujudkannya, diperlukan kepedulian dan kebersamaan dari semua pihak, bukan hanya pemerintah desa,” katanya.

Sukron juga menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat yang lebih luas. Selain membersihkan lingkungan, gotong royong dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya generasi muda.

“Yang paling penting bukan hanya hasil dari kegiatan bersih-bersihnya, tetapi juga bagaimana kegiatan ini mampu mempererat silaturahmi. Para pemuda bisa berkumpul, berkomunikasi, dan bersama-sama melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk lingkungan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemuda merupakan salah satu kekuatan penting dalam pembangunan desa. Dengan semangat, kreativitas, dan kekompakan yang dimiliki, para pemuda dapat mengambil peran lebih besar dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap semangat seperti ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Gotong royong dapat dilakukan secara rutin sehingga kebersihan lingkungan terus terjaga,” tutur Sukron.

Ia juga mengajak masyarakat Desa Babat untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang dilakukan para pemuda. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan asri.

“Kalau semua elemen masyarakat memiliki kepedulian yang sama, tentu hasilnya akan jauh lebih baik. Kami dari Pemerintah Desa Babat akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, kegiatan gotong royong tersebut diharapkan menjadi awal dari gerakan kepedulian lingkungan yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di Kampung Babat. Para pemuda pun diharapkan terus menjadi motor penggerak dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Dengan semangat “Bersatu, Berkarya, Peduli Lingkungan”, Pemuda Kampung Babat menunjukkan bahwa kebersamaan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Gotong royong tidak hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Gotong royong adalah bukti nyata bahwa kebersamaan mampu menciptakan perubahan yang lebih baik. Dengan pemuda yang kompak, Kampung Babat akan semakin maju, bersih, nyaman, dan asri,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait