Naik Tank ke Lapangan Upacara, Benyamin: Pengalaman Tak Terlupakan

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dan Pimpinan Forkopimda menaiki tank di Jalan Raya Serpong menuju Batalyon Kavaleri 9 untuk mengikuti apel HUT Ke-80 RI, Senin 17 Agustus 2026. Miladi Ahmad/Bantenekspres.co.id

SERPONG UTARA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menaiki kendaraan tempur lapis baja atau tank menuju Lapangan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala, Kecamatan Serpong Utara, Senin, 17 Agustus 2026.

Kendaraan tempur tersebut digunakan untuk mengantarkan para pejabat menuju lokasi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tangsel.
Sebanyak tiga unit tank dikerahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari dua tank jenis Scorpion dan satu tank Stormer.

Bacaan Lainnya

Benyamin dan Pilar menaiki tank Scorpion bersama Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumaloli, Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid dan Danyon Kavaleri 9 Letkol Kav Boyke Antonius Nainggolan.

Tank yang dinaiki Benyamin dan rombongan melaju dari sekitar Kantor Kelurahan Pondok Jagung menuju lapangan upacara dengan jarak sekitar 900 meter. Bagian luar tank telah dilengkapi besi tambahan sebagai tempat berdiri para pejabat.

Sepanjang perjalanan, rombongan mendapat sambutan masyarakat dan anak-anak yang berada di pinggir jalan. Benyamin dan rombongan juga terlihat melambaikan tangan kepada warga.

Benyamin mengatakan, pelaksanaan upacara di Batalyon Kavaleri 9 bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, beberapa kali dirinya juga menaiki kendaraan tempur menuju lokasi upacara.

“Ini kesekian kalinya kita upacara 17 Agustus di Batalyon Kavaleri 9 dan beberapa kali kita menaiki kendaraan tempur tank menuju lokasi upacara,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 17 Agustus 2026.

Benyamin menjelaskan, upacara kembali digelar di Batalyon Kavaleri 9 karena Lapangan Cilenggang yang sebelumnya menjadi lokasi upacara sedang dalam proses pembangunan.
Bagi Benyamin, menaiki tank menjadi pengalaman yang mengesankan. Terlebih, tank merupakan salah satu kendaraan tempur utama yang dimiliki TNI.

“Luar biasa, itu pengalaman yang sangat mengesankan, tidak akan terlupakan. Karena tank ini adalah kendaraan tempur utama. Saya senang dan ini seru. Apalagi anak-anak,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran parade kendaraan tempur tidak hanya menjadi simbol kekuatan pertahanan, tetapi juga menambah kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.

“Parade tank ini akan kami pertahankan sebagai tradisi dalam peringatan HUT RI di Tangsel. Selain memberi nuansa kebanggaan dan semangat nasionalisme, masyarakat juga dapat merasakan langsung kebersamaan dengan pemerintah dalam momentum bersejarah ini,” jelasnya.

Setelah tiba di lokasi, Benyamin kemudian memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Tangsel.

Sementara itu, Anggota Batalyon Kavaleri 9 Kopda Dimas RN mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga unit tank untuk mendukung rangkaian upacara tersebut. “Ada dua tank jenis Scorpion dan satu Stormer yang kita siapkan,” ujarnya.

Dimas menambahkan, tank Scorpion dan Stormer sama-sama menggunakan mesin berkapasitas 7.000 cc dengan enam silinder. Tank Scorpion memiliki berat kosong sekitar 8 ton, sedangkan Stormer sekitar 12 ton.

“Kedua jenis kendaraan tempur ini merupakan buatan Inggris dan mulai masuk ke Indonesia pada periode 1995-1997. Di Batalyon Kavaleri 9 terdapat sekitar 46 unit dari total sekitar 100 unit yang berada di Indonesia,” tambahnya.

Untuk kapasitas, tank Scorpion dapat membawa tiga personel, terdiri dari pengemudi, penembak dan komandan kendaraan. Sementara Stormer dapat membawa hingga 10 personel.

Dimas menambahkan, Scorpion dilengkapi meriam serta sejumlah persenjataan pendukung. Sementara Stormer dilengkapi senjata mesin berat kaliber 12,7 milimeter.

Dari sisi mobilitas, Scorpion memiliki kecepatan maksimal hingga sekitar 100 kilometer per jam. Kendaraan tersebut dirancang untuk menjalankan tugas pengintaian dengan mobilitas tinggi.

“Tank Scorpion tugas utamanya untuk mengintai sasaran musuh dengan cepat. Kecepatannya bisa mencapai 100 kilometer per jam,” jelasnya.

Sedangkan Stormer memiliki kecepatan yang relatif sama dengan Scorpion, namun memiliki tenaga mesin lebih besar. (*)

Reporter: Tri Budi

Pos terkait