HUT ke-19 Kota Serang, Wali Kota Fokuskan Pembangunan pada Tiga Sektor

Wali Kota Serang Budi Rustandi saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Serang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (10/8).

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Memasuki usia ke-19, Pemerintah Kota Serang menetapkan sejumlah fokus pembangunan untuk mendorong kemajuan kota sekaligus memperkuat perannya sebagai ibu kota Provinsi Banten.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembangunan Kota Serang saat ini difokuskan pada tiga sektor utama, yakni infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Selain itu, penataan transportasi juga disiapkan menjadi salah satu agenda prioritas pada 2027.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Budi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Serang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (10/8).

Budi mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam penataan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten. Menurutnya, percepatan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, pihak swasta dan masyarakat.

“Penataan kota sebagai ibu kota Provinsi Banten juga harus bisa kita wujudkan secepat mungkin. Tentunya, hal tersebut membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Gubernur Banten Andra Soni,” kata Budi.

Di sektor pendidikan, Pemkot Serang telah menjalankan program satu kelurahan satu sarjana. Program tersebut ditujukan untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki kemampuan tetapi terkendala kondisi ekonomi.

Sementara di bidang kesehatan, Pemkot Serang menyiapkan program satu kecamatan satu dokter yang ditargetkan mulai dikembangkan pada tahun depan.

Program tersebut akan diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk menempuh pendidikan kedokteran. “Tahun depan kita akan menambah program satu kecamatan satu dokter. Program ini khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu dan memiliki kemampuan serta keinginan untuk menjadi dokter,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Serang tengah mempersiapkan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Kota Serang. Penyusunan nota kesepahaman atau MoU dan draf kerja sama sedang dilakukan sebagai bagian dari persiapan program tersebut.

Selain pendidikan dan kesehatan, Budi menyebut penataan transportasi akan menjadi salah satu fokus pembangunan pada 2027. Menurutnya, pembenahan transportasi dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mengantisipasi perkembangan Kota Serang sebagai ibu kota provinsi.

“Untuk penataan transportasi, kita fokuskan pada 2027. Penataan transportasi di Kota Serang menjadi bagian penting untuk menunjang perkembangan kota dan menyambut Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten,” katanya.

Budi menegaskan, seluruh agenda pembangunan tersebut membutuhkan dukungan masyarakat. Ia mengajak masyarakat Kota Serang ikut terlibat dalam pembangunan agar berbagai program dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi warga.

“Kita ingin menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota yang sesungguhnya, menjadi kota yang maju, memiliki pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait