SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Serang, tahun ini mulai merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR), dengan sudah membangun tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Serang.
Program ini menjadi bagian dari dukungan BUMD terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang difokuskan pada sektor perumahan supaya bisa membantu warga kurang mampu agar memiliki hunian yang layak.
Direktur Utama PT BPR Serang Dadi Suryadi mengatakan, baru tahun ini dijalankan program CSR di PT BPR Serang dipakai untuk membangun Rutilahu, bekerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang.
Sistemnya menunggu permintaan dari DPRKP Kabupaten Serang, apabila ada masyarakat kurang mampu memerlukan bantuan perbaikan rumah, maka pihaknya ikut serta membantu dengan memberikan bantuan CSR nya.
“Makanya kita tidak punya target tahunannya, kita nunggu dari dinas, kalau memang memerlukan anggaran dari kita, akan langsung dibantu pakai dana CSR. Program ini baru berjalan tahun ini, di tahun sebelumnya tidak ada,” katanya kepada wartawan beberapa hari lalu, Senin 10 Agustus 2026.
Dadi mengatakan, dari Januari sampai Agustus sudah ada tiga unit Rutilahu yang ditanganinya, tersebar di tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Anyer, Kecamatan Binuang, dan Kecamatan Carenang, yang masing-masing satu unit rumah.
Program tersebut tidak hanya berhenti pada tiga unit saja, kedepannya PT BPR Serang membuka peluang untuk menambah jumlah bantuan Rutilahu, apabila terdapat kebutuhan mendesak di masyarakat.
“Tergantung DPRKP kalau mereka minta bantuan kita berikan, kami siap menambah jika memang ada laporan dan kebutuhan di lapangan, karena memang kami arahkan untuk kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan Dadi, anggaran untuk satu unit Rutilahu disesuaikan dengan kebutuhan rumah yang akan dibangunnya, ada yang Rp25 juta, Rp30 juta, hingga Rp50 juta.
Setiap unit rumah ini dibangun dari nol sampai selesai terbangun, dengan anggaran yang bersumber dari dana CSR.
“Tergantung kebutuhan dari dinasnya, jadi kalau kita mah fleksibel aja, mau itu Rp25 juta, Rp30 juta, bahkan Rp50 juta, juga kita siap membantu,” ucapnya.
Dadi menegaskan, semangatnya diadakan program CSR untuk Rutilahu di PT BPR Serang ini, supaya bisa banyak membantu masyarakat yang kurang mampu, agar bisa mendapatkan rumah yang layak huni.
“Jadi itu kita semangatnya, karena itu akan menunjukkan visi dan misi Kabupaten Serang yang bahagia, biar masyarakatnya ikut bahagia juga,” tuturnya. (*)











