Produksi Air Susut 50 Persen, Perumdam Jamin Layanan Tetap Normal

Direktur Utama Perumdam Titra Madani Arif Setiawan

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Musim kemarau mulai memengaruhi produksi air bersih Perumdam Tirta Madani Kota Serang. Kapasitas produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Banten menyusut hingga 50 persen. Meski demikian, perusahaan memastikan pelayanan kepada pelanggan masih berjalan normal dan belum menimbulkan gangguan distribusi.

Direktur Utama Perumdam Tirta Madani Kota Serang, Arif Setiawan, mengatakan penurunan produksi dipicu berkurangnya pasokan air baku di tengah musim kemarau serta adanya pemasangan bendungan karet di IPA Banten.

Bacaan Lainnya

“Belum berdampak terhadap pelayanan. Memang ada pengaruhnya, tetapi tidak terlalu signifikan. Saat ini di IPA Banten sedang dilakukan pemasangan bendungan karet sehingga produksi sedikit berkurang,” katanya, saat dihubungi oleh Banten Ekspres, Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Arif, kapasitas produksi yang sebelumnya mencapai 20 liter per detik kini hanya sekitar 10 liter per detik. Meski demikian, ketersediaan air baku masih dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Ia menegaskan, hingga kini Perumdam Tirta Madani belum menerima laporan keluhan dari masyarakat terkait terganggunya distribusi air bersih akibat penurunan produksi tersebut.

“Air bakunya masih aman untuk diproduksi. Sampai sekarang belum ada pelanggan yang menyampaikan keluhan karena kondisi ini masih bisa kami tangani,” ujarnya.

Arif menjelaskan, wilayah yang selama ini mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bukan merupakan pelanggan Perumdam Tirta Madani sehingga tidak memengaruhi layanan perusahaan.

Menghadapi prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut puncak musim kemarau akan berlangsung pada Agustus hingga Oktober, Perumdam telah menyiapkan langkah antisipasi. Selain berkoordinasi dengan BPBD untuk penyaluran bantuan air bersih jika diperlukan, perusahaan juga mengoptimalkan fungsi bendungan karet di IPA Banten guna menjaga ketersediaan air baku.

“Kami optimistis kondisi ini masih bisa diatasi sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Perumdam Tirta Madani juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Penggunaan air secara bijak dinilai penting agar pasokan tetap mencukupi dan distribusi kepada seluruh pelanggan dapat terus terjaga.

“Dengan kondisi musim kemarau, produksi dan distribusi air memang tidak bisa maksimal. Karena itu, gunakan air sehemat mungkin agar kebutuhan seluruh pelanggan tetap dapat terpenuhi,” pungkas Arif. (*)

 

 

Pos terkait