SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie meminta masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap pasien Tuberkulosis (TBC), Senin 13 Juli 2026.
Menurutnya, TBC masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian bersama. Dengan deteksi dini, pengobatan dan dukungan masyarakat, penyakit TBC dapat disembuhkan dan penularannya dapat dicegah.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghapus stigma terhadap TBC. Penyakit ini dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan secara disiplin sesuai anjuran tenaga kesehatan,” katanya.
Saat ini, Pemkot Tangsel mulai gencar percepatan eliminasi TBC. Salah satunya melalui program RW Bebas TBC. Melalui pendekatan berbasis kewilayahan tersebut, masyarakat didorong untuk mengenali gejala TBC sejak dini.
Benyamin Davnie, mengatakan eliminasi TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi perlu melalui gerakan bersama.
“Kami ingin membangun kepedulian masyarakat agar semakin mengenali gejala TBC, tidak ragu memeriksakan diri, serta mendukung pasien menjalani pengobatan hingga tuntas,” katanya.
Dengan kolaborasi yang kuat, kata dia, Pemkot Tangsel dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan mempercepat tercapainya eliminasi TBC.
“Dukungan keluarga, lingkungan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Tangerang Selatan yang sehat serta mendukung terwujudnya target eliminasi TBC,” ucapnya. (*)
Reporter: Dani mukarom










