TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 66 peserta Kafilah Kota Tangerang yang diterjunkan didominasi pelajar. Mereka siap unjuk gigi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, KH Zuhri Fauzi mengungkapkan, bahwa komposisi kafilah kali ini sengaja didominasi oleh wajah-wajah baru dari kalangan pelajar dari total delegasi.
“Kafilah Kota Tangerang menerjunkan 66 peserta yang didominasi pelajar, kalau dewasanya pastinya ada tapi lebih banyak generasi muda yang memang mereka statusnya pekajar,” ujar KH Zuhri saat dihubungi, Selasa, 7 Juli 2026.
KH Zuhri menyampaikan, para pelajar yang dikirim ke tingkat provinsi kali ini bukanlah mereka yang baru saja memenangkan MTQ tingkat pelajar Kota Tangerang yang digelar belum lama ini. LPTQ Kota Tangerang menerapkan strategi matang dan enggan tergesa-gesa dalam melakukan persiapan.
“Mereka yang juara di MTQ tingkat pelajar kemarin justru kita persiapkan dan bina untuk MTQ tingkat Provinsi Banten tahun depan. Kita tidak mau tergesa-gesa. Yang berangkat sekarang adalah hasil seleksi ketat dari MTQ Tingkat Kota Tangerang sebelumnya, di mana yang terbaik kita ikut sertakan di tingkat provinsi,” jelasnya.
KH Zuhri memaparkan, Kota Tangerang sendiri menerjunkan para kafilah untuk mengikuti di 10 cabang utama yang dilombakan yang terbagi dalam berbagai golongan putra dan putri. Cabang-cabang tersebut meliputi diantaranya, Seni Baca Al-Qur’an: Golongan Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa, Canet (Disabilitas Netra), serta Qira’at Al-Qur’an. Kemudian Hifzhil Qur’an (Tahfiz): Golongan 1, 5, 10, 20, dan 30 Juz. Selain itu. Tafsir Al-Qur’an, golongan Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
“Masih banyak kategori yang dilombakan seperti Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an: Kategori beregu. Kemudian Khath Al-Qur’an (Kaligrafi): Golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi, dan Kontemporer dan lainnya,” paparnya
Ia berharap, penampilan para pelajar ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kota Tangerang. Ia menekankan, bahwa kesuksesan di masa depan tidak hanya melulu soal nilai akademik di sekolah, melainkan juga pengasahan bakat non-akademik, khususnya di bidang keagamaan.
“Sekarang jenjang SMA bahkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan swasta banyak membuka jalur prestasi non-akademik seperti Tilawah dan Tahfiz, bahkan memberikan beasiswa penuh. Sudah banyak anak-anak kita yang masuk universitas negeri favorit di Indonesia lewat jalur MTQ ini,” tuturnya.
Ia pun berpesan kepada para orang tua agar mendukung penuh talenta unik yang dimiliki anak-anak mereka.
“Jangan terpaku bahwa belajar itu hanya urusan akademik. Allah SWT memberikan talenta bermacam-macam, ada yang lewat kepandaian, ada yang lewat kemahiran lain. Kami mohon doanya agar Kota Tangerang bisa menjadi yang terbaik dan membawa nama baik kota,” tambah KH Zuhri.
“Mudah-mudahan anak-anak ini suaranya tidak berubah. Kendala anak-anak, khususnya yang laki-laki usia masa puber, kadang saat performanya lagi bagus-bagusnya, suaranya justru mengalami perubahan. Itu yang kadang jadi tantangan tersendiri bagi kami,” pungkasnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz











