Peminat Jalur Non-Akademik di SMPN 3 Kota Tangerang Meningkat, Kuota 16 Kursi Diserbu Pendaftar

Peminat Jalur Non-Akademik di SMPN 3 Kota Tangerang Meningkat, Kuota 16 Kursi Diserbu Pendaftar
Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Tangerang, Amsarudin Ruslani, saat meninjau pelaksanaan SPMB jalur prestasi non-akademik, pada Jumat, 3 Juli 2026. Foto Abdul Aziz/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Minat masyarakat terhadap Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Kota Tangerang terus meningkat. Bahkan, pada jalur prestasi non-akademik, jumlah pendaftar membludak hingga jauh melampaui kuota yang tersedia.

Kepala SMP Negeri 3 Kota Tangerang, Amsarudin Ruslani, mengatakan antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pendaftaran dibuka. Banyak orang tua rela mengantre sambil membawa berbagai sertifikat prestasi anak sebagai syarat mengikuti seleksi jalur non-akademik.

Bacaan Lainnya

“Di SMPN 3 peminatnya cukup tinggi sejak dibukanya pendaftaran SPMB. Bahkan pada jalur non-akademik juga peminatnya sangat tinggi. Orang tua mengantre sambil membawa berbagai sertifikat prestasi sebagai syarat pendaftaran,” ujar Amsarudin saat dihubungi, Minggu.

Menurutnya, kuota jalur prestasi non-akademik sangat terbatas, yakni hanya 5 persen dari total daya tampung sekolah atau sekitar 16 kursi.

“Untuk jalur prestasi non-akademik sangat terbatas. Kuotanya hanya 5 persen atau sekitar 16 kursi saja. Namun, animo masyarakat yang mendaftar sangat-sangat banyak,” katanya.

Amsarudin menjelaskan, SMP Negeri 3 Kota Tangerang menyediakan 342 kursi bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Seluruh kuota tersebut dibagi ke dalam empat jalur penerimaan sesuai ketentuan Pemerintah Kota Tangerang.

Ia memastikan proses penerimaan dilakukan secara transparan dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh orang tua maupun calon peserta didik.

Amsarudin bersyukur jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat tidak terlepas dari prestasi dan reputasi sekolah yang terus berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

“Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan yang signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat juga didukung oleh sosialisasi SPMB yang dilakukan sejak jauh hari sesuai arahan Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Informasi disebarluaskan secara masif melalui berbagai platform media sosial dengan melibatkan guru, komite sekolah, hingga koordinator kelas (korlas).

“Semua rekan guru, komite, hingga korlas turut membantu menyebarkan informasi pelaksanaan SPMB 2026, baik melalui WhatsApp maupun media sosial lainnya,” jelasnya.

Amsarudin berharap tingginya animo masyarakat menjadi motivasi bagi SMP Negeri 3 Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, prestasi, serta pembentukan karakter peserta didik. (*)

Pos terkait