TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat program unggulan Gampang Kerja melalui Gebyar Rekrutmen 2026. Kegiatan yang digelar di Tangerang Convention Center (TCC), Rabu (21/10), melibatkan 25 perusahaan dengan menyediakan 1.267 lowongan pekerjaan dari 99 formasi jabatan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan akses terhadap lapangan pekerjaan. Pemkot Tangerang berupaya mempertemukan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha melalui proses rekrutmen yang terbuka dan transparan.
“Pemerintah Kota Tangerang hadir untuk membuka akses, mempertemukan kemampuan masyarakat dengan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, semangat kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi, dan media harus terus diperkuat,” ujar Sachrudin, Rabu (21/10).
Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menyediakan kesempatan kerja, tetapi perlu berkolaborasi dengan pengusaha agar kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dapat terpenuhi.
Sachrudin menegaskan, Gebyar Rekrutmen tidak sekadar menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyerahkan lamaran. Melalui kegiatan ini, pencari kerja yang telah mendaftar dan memenuhi persyaratan dapat mengikuti tes serta wawancara secara langsung dengan perusahaan.
Bahkan, sejumlah perusahaan menerapkan mekanisme seleksi yang memungkinkan hasil penerimaan diumumkan pada hari yang sama. Dengan demikian, pencari kerja dapat mengetahui hasil seleksi tanpa harus menunggu proses yang panjang.
Berdasarkan laporan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, jumlah pelamar yang tercatat dalam kegiatan tersebut mencapai 2.913 orang. Sementara itu, jumlah pemanggilan untuk mengikuti tes mencapai 3.835 orang berdasarkan data yang disampaikan saat acara.
Sachrudin berharap keberhasilan program ketenagakerjaan tidak hanya diukur dari banyaknya lowongan yang tersedia, tetapi juga dari kesempatan nyata yang diberikan kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Ia juga mendorong perusahaan memprioritaskan warga di sekitar lokasi usaha selama memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan.
“Pemerintah dan pengusaha harus terus berjalan bersama dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan masyarakat memiliki ruang yang adil untuk berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menjelaskan, Gebyar Rekrutmen memiliki mekanisme berbeda dengan job fair yang rutin diselenggarakan. Dalam kegiatan ini, pelamar yang sebelumnya telah mendaftar dipanggil untuk menjalani tes secara langsung sesuai kebutuhan perusahaan.
“Kalau job fair, pencari kerja melamar ke perusahaan yang membuka lowongan. Sedangkan open recruitment, pelamar yang sudah mendaftar dipanggil untuk mengikuti tes pada hari pelaksanaan dan hasilnya bisa langsung diketahui,” jelas Ujang.
Ia mengatakan, tidak semua pelamar mendapatkan panggilan seleksi. Hal tersebut dapat disebabkan persyaratan administrasi yang belum terpenuhi atau latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan formasi jabatan yang tersedia.
Untuk mempermudah akses informasi, Disnaker memanfaatkan Sistem Informasi Open Recruitment (SiOR) yang terintegrasi dengan aplikasi Tangerang LIVE melalui fitur Cakap Kerja. Sistem tersebut memungkinkan pencari kerja memantau perkembangan proses rekrutmen, termasuk status penerimaan atau penolakan secara real time.
Kesempatan kerja juga diberikan kepada penyandang disabilitas. Dalam kegiatan tersebut, Alfamart membuka lowongan khusus bagi penyandang disabilitas, terutama tuna wicara. Namun, jumlah pelamar yang mengikuti seleksi untuk formasi tersebut masih terbatas.
Ujang menambahkan, penyerapan tenaga kerja dilakukan melalui berbagai program, mulai dari job fair, pelatihan kewirausahaan, pelatihan berbasis kompetensi, kerja sama rekrutmen dengan sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga program on-the-job training.
Selain itu, Disnaker berencana meluncurkan program Pojok Lowongan Kerja (Joker) pada 23 Oktober 2026. Program tersebut direncanakan berlangsung setiap Jumat, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lowongan dengan memindai barcode sesuai kebutuhan perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha pun diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)











