SMPN 18 Kota Tangerang Matangkan Persiapan Lomba Sekolah Sehat

Siswa SMPN 18 Kota Tangerang tengah membersihkan stupa air mancur agar tidak menjadi sarang jentik.

 

CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID — SMP Negeri 18 Kota Tangerang yang berlokasi di bilangan Kecamatan Cipondoh tengah mengintensifkan berbagai persiapan dalam menghadapi ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 18 Kota Tangerang, Puji Priyanto mengungkapkan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pembiasaan positif sudah rutin berjalan secara konsisten.
“Sebenarnya di SMP Negeri 18 ini memang sudah menjadi pembiasaan setiap harinya ya dalam menciptakan sekolah sehat. Makanya kita tidak ada persiapan khusus, hanya mengoptimalkan saja. Dari mulai tujuh pembiasaan siswa yang sudah kita terapkan, yang didukung penuh oleh keluarga besar SMP Negeri 18, baik guru, OSIS, siswa, hingga orang tua yang saling bersinergi,” ujar Puji saat ditemui, Rabu, 21 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pembiasaan harian tersebut dimulai dari kedisiplinan jadwal piket kelas yang telah tersosialisasi dengan baik. Sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, para siswa secara mandiri telah memahami tugas kebersihan masing-masing. Aktivitas ini kemudian diperkuat melalui kegiatan kokurikuler guna mewujudkan lingkungan belajar yang ramah lingkungan, sehat, aman, dan nyaman sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.

Dalam mematangkan persiapan menuju LSS tingkat kota ini, kata Puji, pihak sekolah telah membentuk tim khusus yang bertugas melakukan koordinasi intensif dengan Komite Sekolah, orang tua, serta menggandeng Puskesmas dan tim Pembina UKS setempat untuk pendampingan.

Menurut dia, saat ini fokus pembenahan diarahkan pada penyempurnaan fasilitas fisik dan administrasi pendukung, di antaranya, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang sudah dilengkapi ruang UKS dengan tempat tidur, kotak P3K, alat pengukur tinggi dan berat badan, serta kelengkapan administrasi.

Selain itu, ketersediaan air bersih yang memadai, toilet siswa dan siswi terjaga kebersihannya serta fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun dan air mengalir di setiap kelas.

“Kami juga menyediakan tempat sampah organik dan anorganik), kemudian secara berkala melaksanakan pemeriksaan dan pemberantasan jentik nyamuk dengan didampingi petugas dari puskesmas,” paparnya.

Puji juga menegaskan, SMP Negeri 18 memberlakukan kawasan tanpa rokok di seluruh area lingkungan sekolah secara ketat, serta memastikan seluruh siswa senantiasa menjaga kerapian dan kebersihan diri, mulai dari kuku, rambut, hingga pakaian.

Ia berharap, melalui momentum lomba sekolah sehat ini, seluruh warga sekolah dapat semakin termotivasi untuk meningkatkan keaktifan dalam menerapkan PHBS.

“Kita terus membudayakan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

 

Pos terkait