Dindikbud Siapkan Rp20 Miliar Rehabilitasi SDN, SMPN dan PAUD Negeri

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dindikbud Kabupaten Serang Christiansyah Pagua Amran, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu 21 Oktober 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

 

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, akan menyiapkan Rp20 miliar untuk rehabilitasi SDN, SMPN dan Taman Kanak-kanak Negeri (TKN), yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2026.

Bacaan Lainnya

Rehabilitasi sekolah ini untuk ruang kelas, ruang UKS, perpustakaan, toilet dan lainnya tersebar di 29 kecamatan, bahkan ada pembangunan ruang kelas baru untuk SMPN dengan kategori rusak sedang dan berat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dindikbud Kabupaten Serang Christiansyah Pagua Amran mengatakan, kegiatan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru secara rinci untuk SDN ada 25 sekolah, SMPN ada 14 sekolah, TKN Pembina yang di Kecamatan Kramatwatu satu sekolah.

Seluruh kegiatan tersebut disiapkan anggarannya sebesar Rp20 miliar, yang bersumber dari APBD perubahan Kabupaten Serang.

“Kegiatan rehabilitasi ini anggarannya dari APBD ya, untuk rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru, sebesar Rp20 miliar untuk SDN, SMPN dan TKN Pembina di Kramatwatu. Namun untuk tahun ini, tidak ada pembangunan sekolah baru hanya rehabilitasi saja,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu 21 Oktober 2026.

Christiansyah mengatakan, secara rincinya untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas untuk SDN dan SMPN ada 56 ruang, rehabilitasi perpustakaan di SMPN dua ruang dan satu ruang UKS di SMPN, lalu ada rehabilitasi pagar SDN sepanjang 87 meter.

Kemudian untuk SMPN ada pembangunan ruang kelas baru 13 ruang, satu pembangunan UKS dan satu pembangunan perpustakaan, lalu untuk SDN ada pembangunan UKS dan perpustakaan, serta satu pembangunan perpustakaan atau pojok baca untuk TKN Pembina Kramatwatu.

“TK negeri di Kabupaten Serang itu ada dua, dan yang tahun ini di TKN Pembina Kramatwatu, yang kondisinya rusak berat itu pojok baca atau bisa dibilang juga perpustakaan,” ujarnya.

Dikatakan Christiansyah, pengerjaannya baru akan mulai namun sudah berkontrak dengan vendor yang mengerjakannya, yang ditargetkannya paling telat 25 Desember seluruh pengerjaannya selesai semua.

Karena saat ini pihaknya masih menunggu APBD perubahan diketuk, yang kemungkinan akhir bulan ini dilakukan dan jika sudah akan langsung dapat dikerjakan.

“Dalam ketentuannya dua bulan harus selesai, tapi kita sudah berkontrak akan langsung dikerjakan, kita targetkan 10 Desember paling cepat selesai paling telatnya 25 Desember,” ucapnya. (*)

 

Pos terkait