CURUG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Desa Kadu, Muhamad Asdiansyah, turun langsung meninjau lokasi pembuangan sampah di Kampung Pasarindu RT 05 RW 03, Desa Kadu, Kecamatan Curug, bersama Bhabinkamtibmas, Ketua RT Pasarindu, dan Ketua RT Cendana Park.
Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah yang dinilai mengganggu lingkungan dan kesehatan warga.
Sejumlah warga Kampung Pasarindu mengeluhkan kepulan asap yang berasal dari lokasi pembuangan sampah. Asap tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Di lokasi, Muhamad Asdiansyah berdiskusi bersama para ketua RT dan unsur terkait untuk mencari solusi terbaik agar pengelolaan sampah di wilayah tersebut dapat berjalan lebih baik dan tidak lagi menimbulkan persoalan bagi masyarakat.
“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat. Persoalan sampah tidak bisa dianggap sepele karena dampaknya sangat besar, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan warga,” ujar Muhamad Asdiansyah kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 5 Juli 2026.
Menurutnya, pembakaran sampah bukanlah solusi dalam mengatasi penumpukan sampah. Selain menimbulkan polusi udara, aktivitas tersebut juga berpotensi memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lagi membakar sampah. Asap hasil pembakaran sangat mengganggu warga sekitar dan dapat meningkatkan risiko penyakit ISPA, khususnya bagi anak-anak dan lansia,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Kadu akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mencari langkah penanganan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
“Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama masyarakat. Pengelolaan sampah harus dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga seluruh warga,” ungkapnya.
Asdiansyah juga mengajak masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan dalam mengelola sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun melakukan pembakaran.
“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan dan jangan membakar sampah. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan sehat dan nyaman,” paparnya.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Mari kita ciptakan Desa Kadu yang bersih, sehat, dan bebas dari kebiasaan membakar sampah. Dengan kerja sama seluruh pihak, saya yakin persoalan ini bisa kita atasi,” tutupnya. (*)











