Diskominfo Bentuk TTIS Tangkal Hacker Selama SPMB

Tim TTIS pada Diskominfo Kabupaten Serang, sedang melaksanakan rapat koordinasi untuk memperkuat sistem pelaksanaan SPMB, di kantornya, Kamis 25 Juni 2026. Foto : Agung Gumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Serang, membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) untuk dapat mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP yang dimulai 29 Juni 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi serangan hacker, yang kerap meningkat saat proses pendaftaran berlangsung, dengan mencoba meretas situs SPMB tingkat SMP di Kabupaten Serang.

Bacaan Lainnya

Kepala Diskominfo Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, TTIS ini menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas layanan publik berbasis digital, khususnya saat SPMB berlangsung yang memiliki tingkat akses tinggi dari masyarakat.

Tim ini bertugas melakukan pemantauan, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap indikasi serangan siber, dan mempunyai warning system apabila ada yang mencoba untuk masuk ke situsnya.

“Kita sudah punya tim namanya TTIS, dari BSSN sudah tersertifikasi kita punya warning system apabila ada yang mencoba untuk masuk, hal-hal yang di luar atau ilegal untuk masuk ke kantor kita. Sehingga, akan ada peringatan bisa langsung kita tindak secepatnya,” katanya saat diwawancarai wartawan di depan gedung Setda Kabupaten Serang, Kamis 25 Juni 2026.

Surtaman mengatakan, terdapat sistem yang bisa menjaga agar servernya tidak down maupun maintenance, dengan menggunakan sistem Network Operation Center (NOC) selama SPMB.

NOC ini adalah pusat kendali terintegrasi yang berfungsi untuk memantau, mengelola, serta memelihara infrastruktur jaringan, agar dapat berjalan secara optimal, stabil, dan aman.

“Petugas kami standby 24 jam menjaga server ini biar tidak down, kita juga sudah melakukan pengembangan aplikasinya, sesuai dengan arahan Kemendikbud dan Kemenkominfo. Maka ini sudah clear, tinggal pakai saja siap untuk menjaga SPMB,” ujarnya.

Surtaman memastikan, Kabupaten Serang tidak ada yang blank spot hanya saja kurang sinyal, tapi untuk di sekolah dipastikan tidak ada yang susah sinyal.

Kemudian pihaknya juga sudah bersurat ke Telkomsel dan provider, supaya bisa menjangkau sinyalnya ke wilayah di Kabupaten Serang yang sudah sinyal.

“Kita nanti akan komunikasi lagi dengan pihak provider apakah bisa dilakukan atau tidak, namun kita pastikan sekolah-sekolah di Kabupaten Serang tidak ada yang susah sinyal,” ucapnya. (*)

Pos terkait